Tebar Teror Dilaga Puncak – Ambon Ekspres
Trending

Tebar Teror Dilaga Puncak

Manajer Manchester City, Manuel Pellegrini, tak begitu mempersoalkan selisih lima poin dengan Chelsea saat ini. Karena musim masih panjang, Pellegrini yakin City bisa mengejar Chelsea di puncak klasemen.
Selisih lima poin itu tetap terjaga setelah City hanya mampu main imbang saat tandang ke Stamford Bridge, Minggu (1/2) dini hari WIB. City tertinggal lebih dulu lewat gol Loic Remy di menit ke-41, sebelum empat menit setelahnya menyamakan skor lewat David Silva.
City saat ini punya 48 poin dari 23 laga, kalah lima angka dari Chelsea dengan 55 poin di puncak klasemen. Dengan 23 pekan berjalan, peluang kedua tim untuk menjuarai Premier League masih terbuka lebar.
Maka wajar jika Pellegrini tak terlalu khawatir timnya gagal menang di kandang Chelsea, karena masih ada 45 poin yang bisa dikejar oleh timnya untuk memangkas selisih angka dengan rivalnya itu.
Apalagi dua titel Premier League City juga direbut setelah mereka tertinggal cukup jauh dari lawan-lawannya. Di musim 2011/2012, City saat itu sempat tertinggal delapan angka dari Manchester United sampai mendekati April, sebelum jadi juara dengan dramatis di detik-detik terakhir pekan ke-38.
Sementara musim lalu mereka hanya butuh tiga pekan terakhir untuk dapat menyalip Liverpool, yang sebenarnya lebih berpeluang juara usai mengalahkan City 3-2, di puncak klasemen dan jadi juara.
“Penting untuk mencoba memangkas jarak poin itu hari ini. Kami sudah mencoba tapi kami tidak bisa – tapi kami masih punya 45 poin untuk didapat. Saya katakan ini adalah laga penting tapi bukan final,” ujar Pellegrini di Mirror.
“Kami masih punya waktu untuk mengejar selisih lima poin itu dan jika kami bermain terus seperti hari ini, maka akan lebih mudah melakukannya,” sambungnya.

Imbang dengan City, Matic Sebut Chelsea Kelelahan

Chelsea hanya meraih hasil imbang 1-1 saat berhadapan dengan Manchester City. Gelandang Chelsea Nemanja Matic menilai timnya merasa kelelahan dalam pertandingan tersebut.
Menjamu City di Stamford Bridge, Sabtu (31/1/2015), Chelsea membuka keunggulan lebih dulu setelah Loic Remy mencetak gol di di menit ke-41. Namun jelang berakhirnya babak pertama, City menyamakan kedudukan lewat sontekan David Silva.
Di babak kedua, Chelsea tak banyak menciptakan peluang. Bahkan tak ada tembakan yang dilepaskan oleh Eden Hazard dkk. di paruh kedua. Sepanjang 90 menit, Chelsea cuma melepaskan tiga tembakan.
Matic menyebut bahwa permainan Chelsea di laga melawan City dipengaruhi oleh faktor kebugaran. Gelandang asal Serbia itu menilai Chelsea kelelahan setelah bermain sampai 120 menit melawan Liverpool di semifinal Piala Liga Inggris empat hari sebelum menjamu City.
“Khususnya di 20 menit terakhir pertandingan, kami merasa sedikit lelah tapi saya senang karena setiap pemain memberi 100 persen. Sulit untuk berlari dengan pemain-pemain City karena mereka lebih segar daripada kami,” sahut Matic kepada Sky Sports News.
Kendati demikian, Matic menilai imbang adalah hasil yang adil untuk kedua tim. Hasil ini sekaligus menjaga selisih poin kedua tim di klasemen tetap lima angka.
“Sejujurnya kami mengharapkan tiga poin dari hari ini, tapi jika Anda melihat seluruh pertandingannya, saya pikir imbang adalah hasil yang bagus untuk kedua tim,” lanjut Matic.
“Kami punya beberapa peluang, mereka punya beberapa peluang, dan sekarang sama, selisih lima poin. Kami senang karena itu dan saya harap kami akan terus melaju,” lugasnya.

Most Popular

To Top