Manis di Propam, Aniaya di Rumah – Ambon Ekspres
Trending

Manis di Propam, Aniaya di Rumah

AMBON,AE— Kepala bidang profesi dan pengamanan Polda Maluku AKBP Agus Sutrisno mengaku, sering menangani laporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT yang dilakukan oknum anggota polisi Polres Seram Bagian Barat, MH terhadap isterinya YL. Namun, laporan tidak dilanjutkan atau diproses, karena MH memilih berdamai dengan isterinya.
‘’Kasus penganiayaan ini pernah dilaporkan kepihak Profesi pengamanan (Propam) Polda Maluku, namun kasus tersebut tidak dilanjutkan karena tidak sampai pada pembuatan laporan polisi maupun laporan pengaduan dari korban atas tindakan yang dideritanya itu,” kata Kabid Propam Polda Maluku, AKBP Agus Sutrisno ketika dihubungi Ambon Ekspres, kemarin.
Dia mengaku, tak hanya menerima laporan KDRT sekali. Kata dia, sering MH diadukan isterinya di Polda.”Pernah kasus ini kami terima dan itu bukan pertama kali, tetapi sudah berulangkali. Nah, saat laporan dari istrinya itu, belum sampai kami proses karena mereka memilih berdamai. Dan tidak melanjutkan proses itu,” jelasnya.
Menurut Agus, setelah pengaduan disampaikan kembali oleh YL, terhadap tindakan suaminya yang juga ajudan Bupati di Maluku, Polda menyerahkan kasusnya ke Polres SBB, dimana MH bertugas. “Karena dia (MH -red), merupakan anggota Polres SBB, maka laporan ataupun pengaduan itu kita serahkan kepada Bid Propam Polres SBB untuk menanganinya. Karena disitulah dia (MH) bertugas. Kita berharap, prosesnya berjalan dengan lancar,” jelasnya.
Dia menegaskan kasus belum diproses lantara keduanya memilih untuk berdamai. “Gimana kita mau proses laporannya belum sampai pada pembuatan laporan polisi sesuai dengan prosedur yang berlaku. Jika memang iya, maka pasti akan kita proses atau kita serahkan ke Polres dimana suaminya itu bertugas,” paparnya.
Meski penanganan kasus itu dilimpahkan ke Polres SBB, namun lanjut pria dengan dua melati dipundaknya itu, pihaknya akan mengawasi penuh, sehingga kasus yang menimpah YL, segara diselesaikan.“Itu sudah tanggungjawab kami.  Meskipun ditangani oleh Polres SBB, kita akan pantau perkembangan besama jika kasus itu memang kasus serius. Jika bersalah pasti diproses sesuai dengan prosudur yang berlaku,” tegasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, oknum anggota polisi Polres Seram Bagian Barat, berinisial MH dituding membiarkan aksi pemukulan terhadap isterinya berinisial YL. YL juga mengaku, pernah dianiaya suaminya sehingga babak belur.
(AHA)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!