Tersangka Trafficking dan Penggelapan Gaji TKW – Ambon Ekspres
Trending

Tersangka Trafficking dan Penggelapan Gaji TKW

KUPANG, BKM- Kasus penggelapan gaji atas korban Lina Tunliu Berujung pada terungkapnya bob riwu atas kasus Human Traficking, saat di  konfirmasi Kamis (5/2) Kabid Humas Polda NTT, AKBP Agus Santosa, menerangkan, Bob terlibat dalam kasus pengiriman calon tenaga kerja (CTK) illegal ke Batam pada tahun 2013.

Selanjutnya, menurut Agus, Bob Riwu juga terlibat kasus pengiriman calon tki ke Batam tahun 2013, yaitu Yanti Hanin, warga Desa Oeleu, Kecamatan Busalangga, Kabupaten Rote Ndao, dan Rahel Sarah Alelang, warga Jl. Air Lobang III, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Pihak Polda NTT melalui Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Human Traficking, telah menangkap Nara Putra Santoso Riwu alias Bob Riwu pada Rabu (4/2). Bob Riwu diringkus di kediamannya yang beralamat di Jl. Kota Kaya III, No. 64, RT 07/RW 02, Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Agus menerangkan, pada saat menggeledah rumah Bob Riwu, pihaknya juga menemukan 3 orang CTK illegal yang akan dikirim, masing-masing Erni Neolaka, warga Desa Kusi, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten TTS, Darmi Tobe, warga Oepliki, Desa Tias Noebebab, Kabupaten TTS, dan Maria Asbanu, asal Desa Mio, Kecamatan Amanuban Selatan.

Terungkapnya Bob Riwu sebagai pelaku kasus dugaan trafficking ini, bermula pada Rabu (4/2), saat korban bernama Lina Tunliu, warga RT 03/RW 02, Kelurahan Kefemenanu, Kabupaten TTU, mendatangani di Mapolda NTT.

Selanjutnya, Lina membuat laporan tentang penggelapan gaji yang seharusnya diterima selama bekerja lima tahun di Malaysia sebesar Rp 72 juta, dengan terlapor Bob Riwu. Namun anggota SPKT tidak menerima laporan korban, dengan alasan akan dilakukan mediasi. Tidak puas, korban pun akhirnya mendatangi Satgas Trafficking dan meminta saran.

Dan setelah dilaksanakan pemeriksaan awal terhadap korban, terindikasi bahwa Bob Riwu yang telah mencairkan gaji korban melalui kantor Posindo. Selanjutnya, penyidik menanyakan ke korban terkait posisi tersangka, karena tersangka sedang dicari untuk kasus pengiriman CTK illegal ke Batam.

“Korban menginformasikan bahwa Bob Riwu ada di ruang SPKT, sehingga penyidik segera ke ruang SPKT, tetapi dia sudah tidak ada lagi,” sebut Agus. Agus lanjutkan, penyidik kemudian mengeluarkan surat perintah penangkapan (sprinkap) terhadap Bob Riwu terkait dengan kasus pengiriman CTK illegal ke Batam, dan melakukan penangkapan di kediamannya.

“penggeledahan rumah dan kantor tersangka, didapat tiga CTK ilegal yang ditampung dan akan dipekerjakan ke Malaysia. Penyidik lalu bawa ketiga korban ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hari ini, (kemarin, red), tersangka telah ditahan dan dititipkan ke ruang tahanan Mapolres Kupang Kota,” pungkas Agus.

Pada bagian lain, Agus Santosa menambahkan, Satgas Trafficking juga telah menangkap Lexi Killa karena terlibat mengirimkan CTK ilegal ke Joni di Batam, dimana kasusnya sama dengan Bob Riwu. Dan diantara 21 CTK ilegal yang dikirim ke Batam, 2 orang dikirim oleh Lexi Killa, yakni Linsani Lalan dan Wati Lasi.
sumber:timor express

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!