Kriteria Sekprov dari Rumah Rakyat – Ambon Ekspres
Trending

Kriteria Sekprov dari Rumah Rakyat

AMBON,AE— Sejumlah anggota DPRD Maluku enggan mengomentari posisi Sekretaris Provinsi Maluku, Ros Far-Far yang kabarnya telah memasuki masa pensiun. Mereka hanya berharap, orang yang nantinya ditunjuk menjadi sekprov, selain menunjukan adanya regenerasi, kapasitas dan pengalaman mesti diutamakan.

Para  wakil rakyat juga enggan menjagokan siapa pejabat birokrasi yang layak menduduki kursi panas itu menggantikan Far-Far. ‘’Banyak pejabat birokrat yang memenuhi syarat untuk jabatan Sekprov. Biarlah gubernur mengusulkan ke Kemendagri untuk mendapat surat keputusan,” kata anggota DPRD Maluku, Melki Frans, kemarin.

Frans mengatakan, sesuai undang-undang Aparat Sipil Negara atau ASN, pejabat esalon I memasuki pensiun usinya 60 tahun sehingga Far-Far belum pensiun. Sementara PNS, pensiun usianya 58 tahun. ”Jadi ibu Sekprov 2 tahun lagi baru pensiun. Apalagi sekprov itu khan esalon I. Nah, kewenangannya ada di Kemendagri. Gubernur hanya mengusulkan beberapa nama saja. Jadi ganti posisi sekprov tidak begitu saja diatur gubernur. Beda dengan pejabat esalon IIA dan IIB kewenangannya ada di gubernur,”kata Frans.

Siapa yang diunggulkan atau berpeluang menjabat sekprov, dia enggan menyebut nama pejabat. Ketua Komisi A ini hanya mengaku, ada banyak pejabat birokrasi yang memenuhi syarat. ”Tinggal gubernur yang menilai siapa yang dipersiapkan,” terangnya.

Agne Renyut anggota DPRD Maluku lainnya, berharap figur yang ditunjuk paham birokrasi, komunikatif dengan dewan dalam semangat kemitraan penyelenggaraan pemerintahan. ”Sekprov kedepan juga harus punya  integritas dan moral. Itu penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” ingatnya.

Apalagi, sebut dia, posisi sekprov mewadahi dapur pemerintahan yang mesti dikelola secara baik untuk pembangunan dan pelayanan publik. ”Tentu semangat revolusi mental itu mesti dipertimbangkan. ini agar meminimalisasi budaya korupsi. Saya berharap, figur perempuan lagi, tapi tergantung usulan gubernur,”terangnya.

Dharma Oratmangun menegaskan, posisi sekprov mesti diisi birokrat yang berpengalaman dan matang dibidang birokrasi. ”Jadi memang kapasitas itu penting. Tentu regenerasi itu juga diutamakan. Saya kira pak gubernur yang juga mantan sekprov dan Wagub sudah mengenal pejabat birokrasi yang ada,” kata Oratmangun.

Sekretaris Komisi A ini meyakini, gubernur telah mengantongi sejumlah nama pejabat birokrat yang bakal menggantikan Far-Far. ”Mungkin tunggu waktu yang tepat saja untuk mengusulkan calon sekprov sesuai mekanisme di kepegawaian. Nah, soal siapa dia, saya tidak bisa komentar. Tentu sejumlah nama sudah  beredar  dipublik,”jelasnya.

Tak hanya itu, harap dia, orang yang ditunjuk mesti sejalan dengan gubernur dan wakil gubernur.  ‘’Tentu pak gubernur sudah tahu. Siapa pejabat yang Chemistri dengan gubernur. Ini soal kordinasi kedepan demi kenyamanan penyelenggaraan pemerintahan,” pungkasnya.
(JOS)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!