Sopir Dishub Langsung Dimutasi – Ambon Ekspres
Amboina

Sopir Dishub Langsung Dimutasi

Komandan Regu Penertiban Tidak Diberi Sanksi

AMBON, AE.—Sopir mobil milik Dishub Kota Ambon yang salah parkir sehingga dikempiskan bannya oleh warga akhirnya dikenakan sanksi. Dia mutasi ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon. Ini merupakan bagian dari sanksi tegas terhadap dirinya yang memalukan institusi Dishub Kota Ambon.

Anehnya, sanksi itu justru hanya diterima Rudi. Padahal mobil itu juga ditumpangi Moses Pesiwarissa selaku komandan regu sekaligus Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) serta Rosana Ohelo dan Fadly  selaku staf Dishub Kota Ambon. Mereka bertiga ini justru lolos dari sanksi.

Kepala BKD Kota Ambon,  Benny Selano yang di konfirmasi wartawan mengatakan, empat petugas tersebut adalah PNS. Namun hanya sopir yang dijatuhi sanksi sementara tiga lainnya belum mendapatkan laporan pihak BKD Kota Ambon. “Saya tidak ikut campur lebih jauh. Yang pasti kami tetap menerima pegawai tersebut dilemparkan kesini. Tapi sanksi ini harus dipandang bijak supaya tidak terkesan yang lain dilindungi sebab  sama-sama menumpang mobil tersebut,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dishub Piet Saimima ke lokasi salah parkir saat kejadian ikut berang. Dia menegaskan siapapun yang bersalah akan diberi sanksi tegas. ”Siapapun dia, akan diberikan sanksi dan siap di mutasi ke BKD. Sebab memalukan nama institusi dan memberikan contoh yang tidak baik terhadap masyarakat. Saya bangga dengan masyarakat dan penuh apresiasi sebab mereka juga mematuhi aturan marka jalan yang telah diberlakukan,’’ ungkap dia.

Sumber Ambon Ekspres di Pemkot Ambon menandaskan, seharusnya yang diberi sanksi tegas adalah komandan regu yakni Moses Pesiwarissa. Dia adalah orang yang paling bertanggungjawab tapi nyatanya dia sendiri tidak tahu aturan. “Sebenarnya yang bertanggung jawab adalah komandan regu sebab dia berada dalam mobil dan ditemani tiga teman  lainnya.  Siapun orangnya tidak dipandang jabatan pastinya bersalah harus diberi sanksi. Sanksi itu berdasarkan perbuatan. Nyatanya empat pegawai itu lagi menjalankan tugas sore tetapi mereka lalai dan dan asik minum kopi. Harusnya semua mendapatkan sanksi yang sama supaya menjadi  contoh untuk yang lain,” ungkap sumber koran ini.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Ambon, Rofik Akbar Afifudin menilai, tindakan masyarakat yang menggembosi ban mobil Dishub Kota Ambon yang salah parkir sangat tepat. “Aksi masyarakat ini adalah respons yang baik. Artinya, masyarakat sudah peka terhadap aturan yang dikeluarkan Pemkot Ambon,’’ tandas dia.

Menurutnya, selama ini masyarakat sudah mentaati peraturan yang dibuat pemerintah demi kepentingan bersama. Sehingga, ada aturan ataupun sanksi yang dibebankan kepada masyarakat yang tidak mengindahkan peraturan tersebut. Untuk itu, lanjut dia, oknum Dishub ini perlu diberikan sanksi tegas dari pimpinannya.

Dirinya berharap, ada kesadaran bukan saja dari masyarakat tetapi seluruh pejabat daerah yang ada di Kota Ambon untuk bisa mematuhi peraturan yang telah dibuat. Apalagi yang melanggar adalah petugas penertiban sendiri. Sehingga, pastinya akan ada sanksi khusus yang diberikan. Untuk itu, perlu ada kesadaran bersama demi menciptakan Kota Ambon yang lebih baik kedepan. “Jadi kesadaran masyarakat terhadap marka jalan, sudah sangat baik. Saya yakin, kadis akan memberikan sanksi bagi mereka yang sedang minum kopi itu. Karena melakukan kesengajaan dan mereka sudah melanggar aturan yang berlaku,” pungkas dia. (AID/ISL)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!