Empat Kabupaten Akses Pendidikan Belum Memadai – Ambon Ekspres
Pendidikan

Empat Kabupaten Akses Pendidikan Belum Memadai

Di Provinsi Maluku ada empat kabupaten dimana akses pendidikannya belum memadai, yakni Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Maluku Barat Daya (MBD), dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT)

Hal ini dibeberkan Pengamat Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Prof. Dr. Tanwey Gerson Ratumanan, akhir pekan lalu.

Di Malteng misalnya, lanjut dia, daerah pegunungan Seram Utara dan tiga pulau di TNS sangat terbatas pendidikannya, bahkan tidak ada sekolah yang dibangun. “Kondisi ini membuktikan bahwa selama ini Pemkab tidak lakukan pemetaan pendidikan baik untuk jenjang pendidikan SD, SMP maupun SMA,” ujarnya.

Sedangkan Kabupaten Bursel (termasuk di Buru Utara) akses pendidikannya terutama untuk jenjang SMP dan SMA sangat terbatas. Walaupun sudah ada SD tapi tenaga gurunya terbatas, sehingga mengakibatkan banyak anak-anak putus sekolah.

Sementara di Kabupaten MBD, khusus di Pulau Wetar, akses pendidikan SMP dan SMA sangat terbatas. “Pemetaan pendidikan disana masih kurang,” ujar guru besar dibidang pendidikan matematika ini.

Termasuk di Kabupaten SBT, dimana daerah di luar Bula dan Gorom, akses pendidikannya masih sangat minim. “Daerah-daerah seperti pegunungan dan pulau-pulau itu akses pendidikanya masih kurang, bahkan tidak ada,” ujarnya.

Untuk meningkatkan akses pendidikan baik itu sesuai standar nasional maupun minimal, maka perlu dilakukan pemetaan sekolah. Apabila jarak sekolah dari tempat pemukiman itu jauh, maka harus dibangun sekolah.

“Pemekaran sekolah itu sangat dimungkinkan, jika jumlah siswa sudah di atas seribu bahkan dua ribu orang, itu sudah terlalu besar dan perlu dimekarkan. Karena akses pendidikan itu harus dibuka seluas-luasnya bagi anak-anak terutama mereka yang ada di kawasan pegunungan maupun pulau-pulau di daerah ini,” ujarnya.

Seharusnya kewajiban Pemerintah Daerah baik provinsi, kabupaten/kota harus membuka akses pendidikan, minimal membangun sekolah satu atap di daerah pegunungan atau pulau-pulau.

Disisi lain, ia mengingatkan, kalau Angka Partisipasi Kasar (APK) di Maluku khusus jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) itu masih relatif kecil. (PRO1)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!