Rayonisasi Solusi Penumpukkan Siswa – Ambon Ekspres
Coffe Break

Rayonisasi Solusi Penumpukkan Siswa

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon punya solusi tersendiri untuk mengatasi penumpukkan siswa pada sekolah-sekolah tertentu (sekolah favorit), yakni dengan menerapkan rayonisasi. Sehingga siswa tetap memilih sekolah di rayon mereka.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Beny Kainama mengatakan, pemberlakuan rayon sudah beberapa tahun diterapkan. Misalnya, lulusan dari sekolah rayon Baguala tidak diperkenankan mendaftar di sekolah rayon Sirimau. Hal ini bertujuan untuk pemerataan siswa di semua tingkatan sekolah.

Di Kota Ambon terdapat 209 Sekolah Dasar (SD), 57 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 38 Sekolah Menengah Atas (SMA), dan 14 Sekolah Menengah Kejuruan.

Dan saat ini, lanjut dia, siswa tidak lagi bebas memilih sekolah favorit, selain harus memiliki nilai bagus, juga dibatasi dengan sistem rayon. “Saat ini sekolah dipilih melalui rayonisasi,” tandasnya.

Melalui rayonisasi itu, akuinya, Dinas Pendidikan Kota Ambon dapat melakukan pemerataan siswa maupun guru. “Penerimaan siswa baru sudah diatur yang disesuaikan dengan standar daya tampung sekolah,” ujarnya.

Karena itu, lanjut dia, kebijakan pembukaan sekolah maupun kelas baru masih terus dilakukan pemetaan berdasarkan kebutuhan. “Kita terus lihat. tapi tidak semua lokasi (desa/kelurahan) membutuhkan  sekolah. Lagi pula pembangunan sekolah baru sesuai aspirasi masyarakat. Tapi tetap akan menjadi perhatian kita,” tandasnya.

Dan beberapa wilayah yang sudah masuk perencanaan untuk pembukaan sekolah baru, diantaranya, SD pada lokasi Kopertis, SMP pada lokasi Kanawa, Kecamatan Sirimau, dan SMA pada lokasi Desa Hatalai, Kecamatan Leitimur Selatan. “Sehingga siswa di daerah ini dapat memperoleh pendidikan yang layak, dan tidak harus bertumpuk di satu lokasi,” ujarnya. (PRO2)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!