4 Lapangan Terbang Rampung – Ambon Ekspres
Trending

4 Lapangan Terbang Rampung

AMBON, AE— Pemerintah Provinsi Maluku terus memacu pembangunan infrastruktur perhubungan udara untuk menghubungkan satu pulau dengan pulau lainnya. Lima bandara baru sudah dipersiapkan, satu kini sudah beroperasi, dua lainnya akan menyusul.

Satu lapangan terbang yang sudah beroperasi, adalah Bandara Ibra, Maluku Tenggara. Dua lainnya, masing-masing bandara Kufar di Kabupaten Seram Bagian Timur, dan bandara Moa di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Untuk bandara Kufar, sesuai rencana sebelumnya, mulai beroperasi  pada 10 Februari lalu. Namun, ditunda pelaksanaannya, karena uji pendaratan sebagai salah satu syarat belum dilakukan.

Direncanakan  dalam pekan ini, tim dari Kementerian Perhubungan akan melakukan uji pendaratan di  bandara Kufar, termasuk untuk  bandara Moa.

“Sebelum difungsikan,  akan dilakukan uji pendaratan dulu. Bila sudah dinyatakan  siap, langsung difungsikan,” kata Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Jhon Rante,  kemarin.

Demikian pula bandara Moa. Uji pendaratan untuk mengetahui kesiapan fisik landasan bandara  maupun take off pesawat. Direncnakan, pekan ini uji pendaratan sudah dapat dilakukan dan akan  disaksikan oleh sejumlah pejabat di lingkup Kementerian Perhubungan. Diantaranya, Direktorat Teknik Bandar Udara Dirjen Perhubungan Udara, Direktorat Teknis, Direktorat Keselamatan Penerbangan dan dari Bagian Hukum Kementerian Perhubungan.

“Memang kalau kita lihat di lapangan, dua bandara ini sudah siap untuk difungsikan, tapi kan harus uji pendaratan, agar lebih meyakinkan, bahwa bandara ini sudah siap untuk disinggahi pesawat,” katanya.

Untuk bandara Kufar,  saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan melalui  bandara Banda sebagai pusat  dari  bandara Kufar. Hasilnya, direncanakan pada pekan ini, uji pendaratan di bandara Kufar sudah dapat dilakukan.

“Sementara untuk Bandara Moa,  tim dari pusat saat ini  sudah dalam perjalanan ke sana. Jadi bisa saja, Bandara Moa yang lebih dulu uji pendaratan,” kata dia.

Bila Bandara Kufar dan Bandara Moa telah difungsikan, tersisa satu bandara  yang belum difungsikan, yakni bandara Namniwel di Kabupaten  Buru. Bandara ini masih dalam  proses  perampungan landasan pacu sepanjang 1000 meter.

“Panjangnya 1400 meter, jadi sementara dalam proses perampungan 100 meter,  kemudian difungsikan. setelah itu baru diselesaikan sisa 400 meter. Ini juga  untuk Bandara Kufar,” katanya.

Sebelumnya, dua bandara telah difungsikan, yakni bandara Ibra di  kabupaten Maluku Tenggara dan Bandara Saumlaki Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Dengan demikian, sudah empat dari lima bandara di Maluku yang difungsikan, bila Bandara Kufar dan Bandara Moa beroperasi.  (MAN)

Most Popular

To Top