Siswa di Haria Babak Belur Dihajar Wali Kelas – Ambon Ekspres
Metro Manise

Siswa di Haria Babak Belur Dihajar Wali Kelas

AMBON, AE— Rambo Lattupeirisa (13), salah satu siswa SMP Negeri 6 Desa Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) diduga dianiaya Nico Mayaut (41) yang juga wali kelasnya hingga babak belur. Penganiayaan ini dilakukan pada Jumat (13/3). Tidak terima perbuatan pelaku, keluarga melaporkan kasus ini ke polisi.

Menurut penuturan ibu korban, Agustine, awalnya Rambo tidak masuk sekolah selama satu hari karena sakit. Keesokan harinya, pada Jumat (13/2) dia kemudian masuk sekolah. Di dalam kelas, dia ditanya pelaku kenapa tidak masuk sekolah.

Korban sempat menjelaskan kalau dia sakit. Tak senang dengan jawaban itu, pelaku langsung memukul bagiaan kepala korban dengan kepalan tangan. Tidak sampai disitu, pelaku kembali mengambil ranting pohon dan menyuruh teman-teman di kelas memukul korban dengan ranting tersebut.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka lebam dan memar pada wajah, punggung, tangan dan kaki. Korban kemudian pulang dan mengadukan kejadian itu kepada orang tuanya.

Tidak terima dengan tindakan tersebut, orang tua korban kemudian mengadu ke polisi. Mereka melaporkan oknum guru SMPN 6 Desa Haria itu ke Polsek Saparua. ‘’Kami sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Saparua. Kami berharap oknum guru seperti ini bisa diproses hukum sehingga tidak mengulangi perbuatannya.

Agustine mengaku, penyidik belum memanggil pelaku untuk dimintai keterangan. ‘’Alasan penyidik katanya pelaku masih mengajar sehingga belum bisa diperiksa. Tapi kami berharap pelaku segera diproses hukum,” tandas dia.

Dijelaskan, kasus serupa pernah terjadi. Kepala sekolah juga sudah menegur guru-guru yang bertindak brutal kepada para siswanya. ‘’Bahkan kepala sekolah pernah menegaskan terhadap guru-guru yang berbuat demikian terhadap muridnya bahwa resiko ditanggung guru tersebut,” jelas Agustine.

Kapolsek Saparua, Kompol Saiya yang dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut, Manurut dia, kasus ini ditangani Polsek Saparua. “Kasus tersebut masih dalam pemeriksaan saksi,” ungkap Saiya via selulernya.
(ERM)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!