2 Bupati Ikut Test Ketua DPD PDIP – Ambon Ekspres
Trending

2 Bupati Ikut Test Ketua DPD PDIP

AMBON,AE— Bupati Maluku Tenggara Barat, Bitzael Silvester Temmar dan Bupati Buru Selatan, Tagop Soulisa dilaporkan ikut dalam uji kepatutan atau fit and proper test calon Ketua DPD PDIP Maluku. Uji kepatutan ini dilakukan di Makassar, Sulawesi Selatan. Ikut juga 14 bakal calon lainnya, minus Karel Albert Ralahalu yang lebih awal sudah mengundurkan diri.

Sementara itu, informasi lain, DPP PDIP telah memanggil Lucky Wattimury untuk menanyakan kesiapnya pimpin partai itu ‘’Jadi memang hari ini (kemarin) ada uji kepatutan bakal calon Ketua DPD PDIP di Makasar, tapi kita sudah tahu siapa ketua DPD PDIP Maluku,” kata salah satu fungsionaris DPD PDIP Maluku, kepada Ambon Ekspres kemarin.

Dia mengaku, Wattimury beberapa waktu lalu telah dipanggil DPP PDIP. Kata dia, Wattimury ditanyakan kesiapanya pimpinan partai itu.”Memang ada pertemuan itu. Yang panggil itu Komarudin Watubun. Pokoknya sudah final, LW (Sapaan Wattimury) Ketua DPD PDIP Maluku,”sebutnya.

Dia mengaku, PDIP lebih memilih Wattimury karena selain senior dan punya kapasitas, Wattimury didukung 58 PAC dan 11 DPC sebagai Ketua DPD PDIP Maluku.”DPP mungkin melihat dukungan mayoritas itu. Bisa saja Wattimury dilirik ini untuk memanilisir dinamika di internal,”sebutnya.

Wakil Ketua DPD PDIP Maluku, Ruli Moenandar ketika dihubungi membenarkan kalau Wattimury telah dipanggil DPP. Hanya saja, orang dekat Wattimury  ini mengaku tidak mengetahui isi pembicaraan Wattimury dengan DPP.”Saya belum tahu dipersiapkan atau tidak. Tapi Lucky (Wattimury) dalam posisi Wakil ketua organisasi. Mungkin dipanggil soal laporan hasil putusan dari proses PAC dan DPC. Lucky Bertemu dengan banyak orang di DPP. Saya belum tahu karena percakapan kedalam. Nanti kita lhat setelah dari Makassar,” kata Moenandar

Salah satu bakal calon Ketua DPD PDIP Maluku, Efer Kermite menegaskan, semua bakal calon memiliki peluang yang sama untuk pimpin PDIP.”Jadi  tidak benar ada figur yang sudah diapkan DPP. Hasil tes yang menentukan siapa yang lolos. Yang punya nilai bagus pasti lolos. Jadi tidak benar kalau ada figur tertentu yang punya peluang dan telah disiapkan DPP,”tegas Kermite.

Moenandar yang tengah berada di Makassar mengaku, berdasarkan hasil pantauannya di Hotel Clarion Makassar ada sekitar 16 balon Ketua DPD PDIP Maluku mengikuti uji kepatutan. ”Sementara wawancara. Ada beberapa tahap. Ada  diskusi kelompok. Fit and proper tes tertulis. Wawancara dilakuan oleh tim eksternal para psikolog dari berbagai unuversitas,” sebutnya.

Mereka yang ikut adalah, Bitzael Temmar, Lucky Wattimury, Efert Kermite, Mercy Barends, Edwin Huwae, Johan Rahantoknam, Tagop Soulisa, Benhur Watubun, Niko Rahalus, Hendrik Sahureka, Semuel Resmol. ”Jadi yang saya lihat itu. Tapi yang pasti ada 16 orang. Kalau pak Karel Ralahalu tidak hadir karena telah mengundurkan diri,”sebutnya.

Dia mengaku, setelah uji kepatutan hasil tes akan disampaian ke DPP. DPP PDIP kemudian memutuskan 3 nama dan kemudian di musyawarahkan dalam Konferda yang rencananya di gelar medio Maret 2015 mendatang,”jelasnya.

Moenandar melanjutkan,  meski perebutan kursi Ketua DPD PDIP Maluku sering memanas, semua kandidat dalam kebersamaan dan santai saat istirahat. ”Jadi tidak ada ketegangan. Semua jalan seperti biasa. Saya hadir dan memantau teman-teman,”sebutnya.
(JOS)

Most Popular

To Top