DPRD Malteng Diingatkan tak Asbun – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

DPRD Malteng Diingatkan tak Asbun

MASOHI, AE.—Dukungan sebagian masyarakat mengusut dana sertifikasi lewat pembentukan panitiaa khusus(Pansus) DPRD Maluku Tengah, terus disikapi. Publik menaruh harapan kepada anggota DPRD untuk pembentuk pansus, namun bila tidak para wakil rakyat  hanya bisa berkoar tanpa bukti.

Hal tersebut dikemukakan M. Arif  Ketua devisi Advokasi lembaga swadaya masyarakat(LSM) Jaringan Suara Rakyat. Dia  mengatakan, tetap mendukung sepenuhnya upaya anggota DPRD membentuk pansus mengusut dana tersebut. “Kami mendorong agar persoalan ini bisa diselesaikan,” katanya di Masohi.
Arif menduga terdapat unsur penyelewengan keuangan negara dari total tunjangan sertifikasi guru senilai Rp 66 milyar.  “Proses pencairan tanpa ada pemberitahuan, mestinya dana sebesar itu harus diketahui oleh DPRD, tapi Dikpora memproses itu secara diam-diam,” heran Arif,  Rabu, (18/2).
Buktinya, Dikpora secara diam-diam membuka satu rekening giro pada salah satu Bank di Kota Masohi atas nama bendahara sertifikasi. “Dana yang sudah dicairkan sampai dengan tanggal 29 Desember 2014 sebanyak Rp 51,1 M,” katanya.
Untuk itu, dia mendesak DPRD jangan terlalu berkoar-koar segera membentuk pansus mengusut dana tersebut. (CR12)

Most Popular

To Top