Djohar Bicara Soal Sepakbola Maluku – Ambon Ekspres
Olahraga

Djohar Bicara Soal Sepakbola Maluku

Orang Tua Dapat Bantuan

AMBON,AE-Ketua Umum PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia), Djohar Arifin Husin mengaku prihatin  atas perkembangan sepakbola di Maluku.Padahal, menurutnya talenta asal negeri ini memiliki kemampuan yang mumpuni, sayang tidak didukung infrastruktur yang memadai.

’’ Saya juga heran, kualitas pemain asal Maluku sangat luar biasa, tapi kenapa tidak ada tim asal Maluku yang mampu menembus ISL,’’ ungkap Djohar kepada Ambon Ekspres di Tulehu, kemarin siang.

Djohar melanjutkan, ada beberapa faktor sehingga tim di daerah ini tidak bisa naik ke level yang lebih tinggi, salah satunya infrastruktur yang tidak mendukung.’’ Ini harus jadi renungan bagi stakeholder olahraga di Maluku, termasuk pemerintah daerah,’’ katanya.’’ Semuanya akan sia-sia, kalau  pada saatnya nanti ada tim Maluku tembus ISL, tapi stadionnya tidak lolos standar yang ditetapkan AFC,’’ sambungnya.

Djohar pun mengusulkan peningkatan fasilitas pendukung di Stadion Mandala Remaja Karang Panjang Ambon.Pembenahan serta penambahan fasilitas diharapkan agar dapat dimanfaatkan secara maksimal saat Liga Nusantara maupun event sepakbola yang lain.’’ Dulu, stadion itu (Mandala Remaja) cukup bagus, tapi sekarang sudah berbeda.Pemda harus memperbaikinya, paling tidak perbaiki rumput lapangan,’’ pintahnya.

Menurut orang nomor satu di PSSI ini, kurang maksimalnya pembinaan dan infrastruktur olahraga yang memadai, menyebabkan kurangnya mendapatkan atlet yang bagus. Namun dengan dukungan dari pemerintah, maka hal itu bisa diwujudkan.

’’ Selama ini tidak bisa muncul atlet-atlet bagus karena prasarana tidak tersedia, bukan di Maluku saja, di daerah lain juga demikian,’’ tutur Djohar.’’ Saya kira ini jadi PR untuk pemerintah daerah,’’ imbuhnya.

BERI BANTUAN

Sebelum meresmikan Tulehu sebagai Kampung Sepakbola, Djohar melakukan tatap muka dengan seluruh orang tua pemain yang membela Timnas Indonesia.Pada kesempatan itu, Djohar mengucapkan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada orang tua pemain.

’’ Saya ucapkan terima kasih untuk semuanya.Berkat didikan kalian (orang tua) sehingga anak-anak itu (pemain timnas) bisa membesarkan nama bangsa di mata dunia,’’ ungkap Djohar dengan mata berkaca-kaca.

Memang, kata Djohar, kedatangannya disini (Tulehu) hanya ingin meresmikan negeri bertajuk Haturessi ini sebagai Kampung Sepakbola, tapi kerinduan saya ketika menginjak kaki di Maluku adalah bertemu dengan orang tua pemain dan alhamdulillah sudah terwujud hari ini.

’’ Bukan hanya bertemu,  saya juga  ingin memberi bantuan kepada keluarga pemain timnas. Jangan dilihat dari besaran atau nilainya.Tapi ini sebagai rasa penghargaan kami atas jasa orang tua yang telah membina mereka (pemain timnas) sehingga bisa berprestasi seperti sekarang ini,’’ ungkapnya menutup pembicaraan.

Orang tua dari Ramdani Lestaluhu, Alfin Tuasalamony, Rizki Sanjaya Pellu, M Rivad Marasabessy, Alqumar Tehupelasury, Irfendi Aljubaidi, Ruslan Rumadaul, Kasim Slamet hingga Hasim Kipuw hadir dalam pertemuan bersejarah itu. (ZAL)

Most Popular

To Top