Gubernur Ngaku Belum Penuhi Janji dengan PKS – Ambon Ekspres
Politik

Gubernur Ngaku Belum Penuhi Janji dengan PKS

Rumra : Butuh Sinergitas Bangun Maluku

AMBON,AE— Gubernur Maluku, Said Assagaff mengaku, belum menepati atau mereleasasikan janjinya  untuk Partai Keadilan Sejahtera. Dia berjanji segera menepatinya dalam waktu dekat.

Tak dipungkiri saya dan pak Eti Sahuburua diusung PKS sebagai Gubernur dfan Wakil Gubernur Maluku. Saya masih ingat janji yang belum ditepati,”kata Assagaff ketika membuka rapat kerja I Fraksi PKS DPRD Maluku di Swisbelhotel, Sabtu (21/2).

Hanya saja, Assagaf tidak secara implisit menyebut janji tersebut.”Saya tidak akan menyebut sekarang. Nanti teman-teman media beritakan. Janji itu hutang tentu akan direleasasikan,”sebutnya.
Dia mengaku, thema rapat kerja itu, yakni ‘’Sinergi membangun Maluku” sangat tepat. Apalagi, kata dia, setelah membaca visi dan misi PKS, mirip dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur. ”Jadi ada kesamaan seperti Maluku aman, rukun, religius sama dengan visi PKS,”terangnya.

Ketua Umum DPW PKS Maluku, Said Mudzakir Assagaff mengatakan, pihaknya mengundang anggota DPRD kabupaten/kota dari PKS. Wakil ketua DPRD Maluku ini mengaku, para wakil rakyat di tingkat provinsi dan kabupaten/kota perlu dihadirkan dalam satu forum untuk duduk bersama membicarakan Maluku kedepan.”Mesti ada sinergitas antara kader PKS di lembaga politik untuk mengawal proses pembangunan. Intinya, kita harus bertangungjawab kawal Gubernur dan Wakil Gubernur sejahterakan masyarakat,” paparnya.

Dia mengaku, pihaknya berhasil meraih kursi di kabupaten/kota kecuali MBD. Kata dia, pemilu legislatif 2014 lalu, PKS berhasil merebut 2 kursi di Kabupaten MBD. ”Kita berharap kabupaten MBD juga ada kursi PKS kedepan. Ini agar bersama pemerintah daerah mengawal proses pembangunan,” harapnya.

Ketua panitia rapat kerja, Amir Rumra mengatakan, 16 September 2014 lalu, anggota DPRD Maluku dilantik.”Itu berarti kepemimpinan dewan kurang lebih 4 bulan lebih. Meski begitu, kita terus bekerja untuk mengawal mandat masyarakat Maluku yang diberikan kepada kader PKS di parlemen sudah selayaknya dikawal. Upaya membangun sinergi dalam memaksimalkan tugas dan perjuangan di DPRD ini yang akan di godok,“ kata Rumra.

Dia mengaku, dengan tema ‘‘Sinergi Membangun Maluku”, pihaknya ingin memastikan bahwa aleg PKS memiliki indikator jelas tentang konsep dan kebijakan strategis yang harus diperjuangkan bagi kepentingan masyarakat Maluku. “Fraksi akan mengambil peran kontributif dalam pembangunan di Maluku. Tentu dengan menjadi mitra kritis konstruktif dalam interaksi pemerintah dan memastikan bahwa arah pembangunan di Maluku membawa kemaslahatan bagi rakyat Maluku,” sebutnya.

Apalagi, sebut dia, bangun Maluku mesti mengedepankan kearifan lokal. Sekretaris Fraksi PKS DPRD Maluku ini mengaku, membangun Maluku mesti dengan kearifan lokal, yakni gugus pulau. ”Proses pembangunan maritim dalam kontesk gugus pulau dan tol laut. Tak hanya itu Lumbung Ikan Nasional juga mesti disikapi dalam rapat ini. Tentu kita sinergikan dengan kebijakan pemerintahan Gubernur Said Assegaf yang diusung oleh PKS”, sebutnya.

Dia mengaku, dengan pendekatan gugus pulau, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sinergi untuk membangun daerah ini kearah yang lebih baik.”Saya kira pembangunan dengan pendekatan gugus pulau, konsep pemebangunan terarah dengan baik. Selama ini konsep pembangunan belum terarah dengan baik. Padahal, tiap tahun dianggarkan melalui APBD provinsi dan kabupaten/kota tapi belum terasa ditengah masyarakat,” sebutnya.

Diakui, jika konsep pembangunan terarah dengan pendekatan gugus pulau, angka kemiskinan semakin ditekan. ”Sesuai data BPD, Maluku termiskin ke 4. Nah, kalau konsep pembangunan terarah dan diikuti kabupaten/kota ada implikasi bagi kesejahteraan rakyat. Selama ini khan kabupaten/kota apriori terhadap Provinsi soal Musrembang yang tidak ditindaklanjuti dalam APBD. Nah, kalau konsep terarah kedepan kabupaten/kota bersama Pemprov sinergi bangun Maluku kearah yang lebih baik,”paparnya.

Dalam rapat itu sejumlah nara sumbe dihadirkan. Mereka adalah, Prof Tony Pariela, Agus Purnomo, mantan Gubernur Maluku, DR Saleh Latuconsina yang akan memapatkan gagasan pembangunan berbasis gugus pulau.

Selain dihadiri oleh anggota Fraksi PKS, raker ini juga dihadiri oleh pengurus DPW PKS Maluku, anggota DPRD Kabupaten/Kota asal PKS dan Ketua DPD PKS Kabupaten/Kota.
(JOS)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!