Kasus Tambatan Perahu Belum Ada Tersangka Baru – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Kasus Tambatan Perahu Belum Ada Tersangka Baru

AMBON, AE—Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku hingga kini masih terus melakukan penyidikan guna mengungkap dan menuntaskan berkas perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan tambatan perahu di Desa Karey, Kabupaten Kepulauan Aru. Polisi sudah menetapkan bos CV Mandala Karya, Khalid Hasim sebagai tersangka.

Direktur Reskrimsus Polda Maluku, Kombes Pol Sulistiono kepada Ambon Ekspres mengatakan, dalam kasus tersebut, hampir dipastikan tersangka lebih dari satu orang. Hal itulah yang mengkibatkan pihaknya masih terus melakukan penyidikan guna mengungkap keterlibatan pihak lain.

“Tersangka baru satu orang. Dari situ kita masih dalami terus sehingga yang lainnya juga bisa terungkap. Dalam kasus korupsi itu tidak mungkin tersangkanya hanya satu. Pasti lebih. Untuk itulah yang sedang kita ungkap,” jelasnya.

Dikatakan, hingga saat ini ada sejumlah saksi yang telah dipanggil penyidik guna diperiksa seputar kasus tersebut.

Namun hingga kini ada saksi yang belum juga memenuhi panggilan polisi. “Saksi yang kita periksa sekitar tujuh orang. Sementara saksi yang sementara kita panggil itu lebih dari satu orang dan hingga kini mereka belum hadir.

Kita maklumi hal itu karena mereka tinggal cukup jauh,” katanya.

Ditambahakan, jika saksi yang dipanggil itu hadir maka pihaknya akan segera melakukan pengembangan sehingga dugaan keterlibatan tersangka lain bisa diungkap.

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya tetap melakukan penyidikan disamping menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) Maluku.

“Kita menunggu hasil audit BPKP sambil jalan proses penyidikan. Ini agar ketika hasil audit kita terima, maka langsung berkasnya juga diselesaikan. Inikan proyek fiktif jadi pasti ada kerugian negara,”pungkas dia.(AHA)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!