Kedatangan Presiden-Wapres, Ini Momentumnya – Ambon Ekspres
Trending

Kedatangan Presiden-Wapres, Ini Momentumnya

AMBON,AE— Sejumlah anggota DPRD Maluku mengapresiasi rencana kunjungan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Maluku. Mereka berharap, kedatangan Presiden dan Wapres membawa dampak positif bagi pembangunan Maluku. Utamanya, kepentingan Maluku di pusat segera direalisasikan.

Presiden Jokowi berencana mengunjungi Maluku, medio Mei 2015 mendatang. Jokowi akan melakukan panen padi perdana di Kabupaten Buru. Sementara Kalla akan membuka rapat gubernur se Indonesia di Kota Ambon, Kamis (26/2). ”Tentu kehadiran Presiden dan  Wapres beserta para gubernur ada dampak positif bagi pembangunan di Maluku. Karenanya, momentum kedatangan mereka mesti dimanfaatkan untuk Gubernur Maluku menyuarakan kepentingan Maluku di pusat terkait Lumbung Ikan Nasional, Participating of Interest 10 persen pengelolaan Blok Marsela, dan usulan daerah pemekaran baru serta kepentingan Maluku lainya,” kata anggota DPRD Maluku Melkias Frans, kemarin.

Ketua Komisi A DPRD Maluku ini mengatakan, pihaknya meminta Gubernur Maluku, Said Assagaff dalam pertemuan dengan kepala negara dan wakil kepala negara menyampaikan aspirasi masyarakat Maluku yang belum direalisasikan. ”Salah satunya rencana pertemuan negara-negara kepulauan yang rencananya digelar 2017 yang dipusatkan di Maluku. Kita sudah membahasnya dengan sejumlah Dubes dan telah ketemu pak gubernur dan telah menindaklanjutinya,”kata Frans kepada Ambon Ekspres, kemarin.

Politisi Demokrat ini juga berharap, gubernur menyampaikan rencana sejumlah wilayah di Maluku menjadi Daerah Otonom Baru atau DOB. ‘’Di Maluku ada 9 daerah yang ingin mekar. 9 daerah itu adalah, Kabupaten kepulauan terselatan, Gorom Wakate, Tanimbar Utara, Seram Utara raya, Lease Salahutu, Kota Bula, Kei Besar, Kepulauan Aru perbatasan, dan Pulau Banda ditarik menjadi kawasan khusus dan pendanaannya oleh provinsi. Kita berharap, pemerintah pusat dan DPR segera memproses sejumlah daerah ini menjadi DOB,” harapnya.

Sekretaris Komisi A Dharma Oratmangun menegaskan, momentum kedatangan Presiden dan Wapres bersama para gubernur se Indonesia  setidaknya ada sejumlah kepentingan Maluku di pusat yang belum direstui atau disetujui. ”Pemprov sementara giat lakukan berbagai langkah untuk berikan hasil maksimal soal Lumbung Ikan Nasional, PI 10 persen, tapi belum disetujui. Kita berharap kedatangan Presiden dan Wapres kepentingan Maluku di pusat segera direalisasikan,” harapnya.

Anggota Komisi A Herman Jattu juga menegaskan, pemekaran daerah sangat penting. Kata dia, pemekaran daerah mengeluarkan masyarakat dari garis kemiskinan.”Pemekaran solusi untuk mengeluarkan masyarakat dari keterisolasian dan keterbelakangan. Buktinya,    pemekaran sejumlah wilayah ekonomi masyarakat meningkat. Karenanya, kami berharap, keinginan masyarakat mesti dipenuhi,” ingatnya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD maluku, Welem Wattimena mengatakan, kedatangan atau kunjungan kerja Presiden dan Wapres di Maluku ada implikasi bagi daerah ini.”Tentu ada manfaatnya. Dan tidak tergantung sampai sejauh mana pemerintah Maluku mampu meyakinkan pemerintah pusat terkait potensi daerah yang bisa dikembangkan. Disamping itu mendorong sejumlah regulasi yang dapat mengakomodir kepentingan Maluku dalam  hal pengelolaan potensi sumber daya yang di miliki,”harapnya.

Politis Demokrat ini berharap, persoalan Maluku juga harus mendapat empati baik secara politik maupun secara kolegial dari asosiasi gubernur se Indonesia.”Ini sangat diperlukan sehingga nilai tawar kita dengan realitas objektif dapat diterima oleh pemerintah pusat. Kalau bicara dampak keuntungan bagi Maluku saya kira dimulai dari sekarang,” pungkasnya.
(JOS)

Most Popular

To Top