Bursel Memiliki Potensi Pangan Lokal – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Bursel Memiliki Potensi Pangan Lokal

Bupati Buru Selatan (Bursel) Tagob Soedarsono Soulisa mengakui, kabupaten yang dipimpinnya itu memiliki potensi pangan local yang cukup besar. Dan sejauh ini belum seluruhnya dikembangkan secara baik.

Namun begitu, pemerintah akan terus berupaya mengembangkan berbagai jenis pangan local. Hal ini untuk menciptakan Bursel yang memiliki ketahanan pangan yang kuat. Selama ini masyarakat cenderung mengkonsumsi beras dan melupakan pangan local, seperti umbi-umbian dan hotong.

Dan dalam kurung waktu empat tahun terakhir, Pemkab Bursel telah mampu mewujudkan daerah itu sebagai daerah yang memiliki ketahanan pangan yang kuat, khususnya pangan lokal.

Bupati mengaku, ada beberapa inovasi yang  dilakukan  Pemkab Buru Selatan dalam rangka   melaksanakan program  pemerintah pusat  secara  nasional  kepada daerah-daerah  kepuluan,  termasuk daerah-daerah terpencil seperti Bursel.

Dengan memiliki ketahanan pangan yang kuat maka secara tidak langsung akan meningkatkan ekonomi masyarakat, menurunkan anggka kemiskinan, serta meningkatkan pembangunan infrastruktur.

Selain itu, Pemkab Buru Selatan juga telah berupaya menyiapkan berbagai infrastruktur  pendukung, terutama prasarana umum yakni jalan dan jembatan, sehingga memudahkan akses masyarakat dan meningkatkan roda perekonomian, termasuk memudahkan masyarakat dalam memasarkan hasil pertaniannya.

“Salah satu inovasi yang kita lakukan adalah pangan lokal dijadikan  sebagai prioritas untuk bahan pangan bagi masyarakat, diantaranya jenis umbi-umbian dan Hotong,” ujarnya.

Dijelaskannya,  pengembangan pangan lokal ini  sudah dilakukan masyarakat secara maksimal. Kedepan pangan ini akan menjadi pengganti beras.

“Lewat  kemampuan  dan langkah yang diambil ini,  Pempus melihat  ada kemauan dari pemerintah dan masyarakat di kabupaten Buru Selatan untuk bagaimana bisa menciptakan kemandirian pangan,” terangnya.

Pemerintah kabupaten Buru Selatan sendiri telah berupaya untuk menyebarkan bibit-bibit pangan lokal (umbi-umbian dan hotong) melaui Dinas Pertanian dan Badan Ketahanan Pangan kepada petani dan kelompok tani.

“Kita harus berdayakan masyarakat di kabupaten Bursel, untuk bagaimana dapat mengembangkan pangan-pangan lokal yang ada, sehingga masyarakat tidak tergantung hanya kepada beras,” ujarnya.

Memang, akui Bupati, sejauh ini Pemkab Bursel juga sementara mengembangkan padi ladang. “Dari berbagai macam menu makanan dan pangan lokal ini, diharapkan masyarakat kabupaten Bursel tidak tergantung pada beras semata tetapi bisa mengkonsumsi pangan lokal yang tidak kalah kandungannya dengan beras,” harapnya. (ESI)

Most Popular

To Top