Melestarikan Busana Tradisional – Ambon Ekspres
Pesona Manise

Melestarikan Busana Tradisional

KEBERADAAN busana adat Ambon, tidak hanya didominasi oleh busana yang dikenal pada saat menghadiri upacara-upacara saja. Melainkan aktivitas sehari-hari. Keberadaannya sangat penting untuk diungkapkan sebagai gambaran kekhasan busana di masa lalu dan kini dikombinasikan dengan tren busana saat ini.

Misalnya, baju Cele. Sejenis kebaya berlengan pendek, dari bagian leher ke arah dada terbelah sepanjang kurang lebih 12 sentimeter tanpa kancing ini, kini menjadi busana yang sering ditemui terutama dikalanagn para pelajar dan pemerintah.

“Baju cele ini juga sebenarnya bisa dimodivikasikan menjadi busana yang menarik dengan pilihan warna yang sesuai dengan pilihan kita atau tema suatu acara,”ungkap Jean Christy salah satu penyanyi berbakat di Ambon, saat mengisi sebuah acara, Sabtu kemarin.

Menurutnya, dengan mengunakan baju khas Maluku tersebut dapat menjadi bukti bahwa generasi muda harus mampu untuk terus melestarikan budaya Maluku melalui hal-hal kecil seperti ini.

“Mungkin dengan hanya menggunakan baju Cele, kita bisa menjadi pelaku budaya yang mampu untuk menjaga dan melestarikan busana tradisional. Penggunaan busana tradisional merupakan wujud dari kepribadian dalam kebudayaan untuk memperkuat identitas dan karakter Kota Ambon,”tuturnya.

Sementara di tempat terpisah, salah satu pengamat fashion, Paulus Birana menilai, baju cele ini adalah baju yang zaman dulu dikenal hanya digunakan saat upacara-upacara adat. Namun kini, baju Cele menjadi tren tersendiri di kalangan para pelajar.

Apalagi, lanjutnya, dengan adanya pencanangan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, untuk setiap guru dan siswa memakai baju Cele, merupakan bentuk satu rasa cinta terhadap budaya dan adat orang Maluku.

“Tren fashion memang kadang memberi dampak yang negatif dan positif. Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Dan aturan dari Pemkot Ambon itu, merupakan satu upaya untuk bagaimana kita bisa terus menjaga, memahami dan menguasai sejarah dan budaya dari daerah kita sendiri.

Terutama bagi generasi muda untuk tetap menjaga budaya lokal lewat pengunaan busana tradisional ini,”ungkapnya. (IWU)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!