Pria Pakai Topeng Todong Siswa SMA di Pulau Haruku – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Pria Pakai Topeng Todong Siswa SMA di Pulau Haruku

Polisi Kantongi Identitas Pelaku

AMBON, AE.—Salah satu pelajar berinisial MFL (18) di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menjadi korban penodongan oleh orang tak dikenal (OTK). Penodong menggunakan topeng (karpus) dan mempersenjatai diri dengan senpi rakitan.

Kasus  ini  terjadi  di  kawasan   Dusun Ori  beberapa  waktu. Korban kemudian melaporkan   kejadian   ini     ke polisi.  Polisi    sudah    mengidentifikasi pelaku.

Informasi Ambon Ekspres di Mapolres Ambon menyebutkan, aksi kriminal ternyata tidak hanya dialami MFL.

Ternyata beberapa temannya juga menjadi korban tindakan pelaku. Saat itu mereka sementara duduk di salah satu jembatan yang ada di Dusun Ori sekira pukul 17.00 WIT. Tiba-tiba pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor dan menghampiri mereka.

Pelaku sempat menanyakan kepada para pelajar itu siapa yang suka mencemooh dirinya. Namun karena ketakutan, para pelajar ini tidak mengeluarkan sepatah kata kepada pelaku. Pelaku kemudian mengeluarkan pistol rakitan dan mengarahkan ke bagian kepala para pelajar itu. Tidak lama, pelaku kemudian meninggalkan para korban.

Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Ambon, Iptu Isaak Salamor ketika dikonfirmasi membenarkan kejadiaan itu.

Menurut dia, pihaknya  telah menerima laporan atas kasus tersebut. ”Kasus ini terjadi pekan lalu di Pulau Haruku.

Pelaku menutup wajahnya dan mengancam korban bersama teman-temannya dengan menggunakan senjata api rakitan jenis pistol,’’ ungkap Salamor kepada wartawan diruang kerjanya, Rabu (25/2).

Tak terima dengan tindakan pelaku, lanjut Salamor, para korban kemudian mendatangi Polres Ambon untuk melaporkan tindakan pengancaman itu guna diproses sesuai dengan ketentuaan hukum yang berlaku. ”Kasus ini dilaporkan Selasa (24/2). Laporan sudah kita terima.

Korban juga sudah kita mintai keterangan. Identitas pelaku juga sudah kita kantongi. Sementara ini masih dalam proses penyelidikan,’’ ungkap dia.

Salamor menandaskan, pihaknya telah memeriksa delapan orang saksi. Belum ada tersangka yang ditetapkan polisi. Namun polisi mengaku identitas pelaku sudah diketahui.(ERM)

Most Popular

To Top