Alumni MTs Alkhairaat Ukir Prestasi Internasional – Ambon Ekspres
Pendidikan

Alumni MTs Alkhairaat Ukir Prestasi Internasional

Moment Exhibition at the Thailand Inventor’s Day 2015 menjadi pembuktian kecerdasan alumni Madrasah Tsnawiyah (MTs) Alkhairaat, Kotajawa, Kota Ambon, Wahid Hasyim As’Ari Samallo. Dievent  ini ia mampu meraih prestasi internasional.

Ajang yang diselenggarakan National Research Council of Thailand (NRCT) pada 2-5 Februari 2015 itu, Samallo meraih tiga medali sekaligus, masing-masing dua emas dan satu perak.

Medali emas masing-masing dari International Intellectual Property Network Forum (IIPNF), satunya lagi dari World Invention Intellectual Property Associations (WIPA), dan medali perak dari NRCT.

Selain mendapat penghargaan tersebut, Sammalo juga mendapatkan penghargaan sebagai best innovative award dari Universitas Malaysia Pahang. Kegiatan ini diikuti belasan negara di Asia.

Keterlibatan Samallo diajang itu sebetulnya bukan mewakili sekolah di Provinsi Maluku, tapi ia mewakili sekolahnya, SMA Surya Buana, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Ia sendiri baru masuk di sekolah itu setelah lulus dari MTS Alkhairaat tahun 2014 lalu.

Hasyim Samallo adalah anak pertama dari empat bersaudara pasangan Karim Samallo dan Kasmawati yang beralamat di Wailela, Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon.

Dalam event itu, ia mampu mengungguli puluhan peserta dari berbagai Negara dengan menampilkan karya dibidang Fisika, yakni menciptakan alat pendeteksi letak gangguan dan kerusakan pada instalasi listrik berbasis microcontroller ATMEGA 16A.

Pimpinan Pesantren Alkhairaat Kota jawa, Ikram Ibrahim Lc, mengaku, Wahid Samallo adalah salah satu lulusan MTs Alkhairaat yang cukup berprestasi. Kemampuan dia dibidang ilmu Fisika juga sangat dipengaruhi proses pendidikan di sekolah tersebut.

“Konsep pembelajaran Fisika di MTs Alkhairaat khususnya berkaitan dengan listrik, yaitu dengan menghadirkan orang yang punya keahlian dalam bidang kelistrikan, turut memberi pengaruh signifikan,” ujarnya.

Dan hal itu sudah dibuktikan oleh Wahid Samallo. Ia mengangkat penanganan gangguan dan kerusakan pada instalasi listrik. Ia berhasil mengembangkan suatu bentuk teknologi deteksi gangguan dan kerusakan pada instalasi listrik dengan cara menguji keadaan pada kabel yang aktif, hasilnya dapat langsung diketahui melalui system sensor.

“Alat itu ia beri nama dengan alat pendeteksi letak gangguan dan kerusakan pada instalasi listrik berbasis microcontroller ATMEGA 16 A,” terangnya. (PRO)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!