Ongels Elisabet Dibidik, Sahureka Berikutnya – Ambon Ekspres
Trending

Ongels Elisabet Dibidik, Sahureka Berikutnya

AMBON,AE— Setelah melakukan penyidikan terhadap tersangka Andeas Intan alias Kim Fuy, kini jaksa membidik tersangka lain. Ongels Elisabet, adalah target penyidik Kejati Maluku selanjutnya setelah Andreas Intan. Elisabet, telah ditetapkan sebagai tersangka bersama Thobyhend Hendrik Sahureka sejak lima tahun lalu.

Sebagai langkah awal menjerat Ongels Elisabet, penyidik telah mengambil sikap. Yakni dengan memanggil dan memeriksa Ana Wairata dan Riko Lattupeirissa. Demikian disampaikan oleh Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Bobby Palapia kepada Ambon Ekspres di ruang kerjanya, Kamis (26/2).

“Hari ini, penyidik Ikram Ohoiulun dan Eka Hayer, melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi, yaitu Ana Wairata selaku bendahara proyek dana keserasian tahun 2006, dan Riko Latupeirissa selaku panitia lelang. Pemeriksaan dua saksi ini berlangsung pukul 09.00-12.00 Wit,“ kata Palapia.

Pemeriksaan bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti, guna mengungkap dan menjerat Elisabet dalam keterlibatannya pada kasus ini. Sehingga dari tiga tersangka dana keserasian ini, sudah dua tersangka yang diproses oleh jaksa.

Palapia mengatakan, dalam mengungkap kasus dana keserasian, Kejati Maluku akan bekerja secara profesional, guna menjerat tiga tersangka. Kata dia, jaksa tidak akan tebang pilih dalam menjerat para tersangka itu. “Tidak ada kata tebang pilih atau pilih kasih. Kami akan menjerat dan memproses hukum siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Palapia.

Ketika proyek dana keserasian berjalan, lanjut Palapia, tersangka Ongels Elisabet yang diberi kuasa dari direktur CV Trijaya Lestari, Rentje Busouw, mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 1,404 miliar. Dana itu diperuntukkan bagi 351 kepala keluarga (KK) di Kota Ambon.
“Dana Rp 1,404 Miliar itu diperuntukan bagi Desa Rumah Tiga, Desa Wayame, Desa Hunuth, Desa Nania Kecamatan Teluk Ambon Baguala, dan Gunung Malintang Kecamatan Sirimau. Desa-desa ini merupakan korban kemanusiaan Maluku, “tambah Palapia.

Sedangkan Ongels Elisabeth bukan pemilik CV Trijaya Lestari, tetapi diberi kuasa oleh Direktur CV Trijaya Lestari Rentje Busouw untuk melaksanakan proyek dana keserasian.

Penyidik telah memproses dua tersangka dari tiga tersangka yang ditetapkan. Sehingga, hanya tinggal Thobyend Hendrik Sahureka yang nantinya akan diproses menyusul.

“Nantinya, setelah mengusut tersangka Elisabet, penyidik akan beralih ke tersangka lainnya, yakni Direktur CV Riayaya, Thobyhend Sahureka. Thobyhend yang adalah mantan anggota DPRD Maluku dari Fraksi PDIP, dipercayakan untuk menyalurkan bantuan sapi bagi 175 KK di Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah. Namun, anggaran cair 100 persen dan realisasi pekerjaannya diragukan. (AFI)

Most Popular

To Top