Kepemimpinan Bupati Bursel Dinilai Berhasil – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Kepemimpinan Bupati Bursel Dinilai Berhasil

Kinerja Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Bursel) dibawah kepemimpinan bupati dan wakil bupati Tagob Soedarsono Soulisa dan Ayub Seleky mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka menilai kepemimpinan Tagop cukup berhasil baik dari segi pemerintahan maupun pembangunan.

Hampir satu periode ini, kepemimpinan Tagop dan Saleky dianggap cukup berhasil mengantarkan Kabupaten Bursel sejajar dengan daerah-daerah yang lebih awal dimekarkan, seperti SBB, Kepulauan Aru, SBT, maupun MTB, dan Kota Tual.

Bila dilihat sisi pembangunan fisik, perkembangan pembangunan di Bursel cukup pesat. Hal ini dapat dilihat di Kota Namrole yang merupakan salah satu ukuran melihat keberhasilan tersebut.

Salah satu elemen pemuda Bursel, A. Souwakil   mengatakan, kepemimpinan Bupati sekarang patut diapresiasi.

Bupati dan Wakilnya mampu menciptakan kebersamaan dan suasana kondusif baik dikalangan birokrasi maupun antar masyarakat. Terciptanya suasana baik tersebut merupakan modal untuk menyukseskan berbagai kegiatan dan program pembangunan daerah.

Souwakil mengaku, fakta lain di lapangan menunjukkan bahwa proses pembangunan  hampir merata disemua wilayah kecamatan.  “Olehnya itu harapan kami,  niat baik itu harus didukung oleh semua unsur dan stakeholder yang ada di sana, terutama pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Pimpinan SKPD harus mampu menjalankan apa yang menjadi gagasan bupati,” ujarnya.

Hanya saja, sebut dia, tak bisa dipungkiri juga masih ada sejumlah kelemahan. Tapi kelemahan itu diyakini dapat dituntaskan bupati dan wakilnya dalam sisa masa kepemimpinanya yang tinggal setahun lagi. Beberapa kelemahan yang harus mendapat perhatian Bupati, sebut dia, diantaranya ketidakmampuan sejumlah SKPD dalam menjabarkan visi misi bupati dalam program nyata.

“Kelemahan-kelamahan yang dimiliki oleh pimpinan SKPD itu terlihat dari berbagai harapan  bupati dan wakil bupati   lewat visi-misi  mereka   sering diabaikan oleh pimpinan SKPD,” ujarnya.

Karena itu, kata dia, harus ada evaluasi yang dilakukan, sehingga ada efek kepada pimpinan SKPD yang terkesan lamban dalam menindaklanjuti semua program lewat visi misi bupati wakil bupati.

Dan semua kelemahan pimpinan SKPD, yakin dia, sudah diketahui oleh Bupati. Dan Bupati sendiri sudah mengusulkan perombakan pejabat eselon II dan publik di daerah itu sementara menanti kapan pergantian dan pelantikan pejabat baru itu dilakukan. (CR2)

Most Popular

To Top