Pembacok di Ambon Tertangkap di Asilulu – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Pembacok di Ambon Tertangkap di Asilulu

AMBON, AE—Setelah melarikan diri akhirnya Safrudin Ely (33), pelaku pembacokan dikawasan Arbes IAIN Ambon beberapa waktu lalu ditangkap polisi.

Dia diciduk dirumahnya yang terletak di Desa Asilulu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Kini Safruddin sudah dimasukkan ke dalam tahanan Polres Ambon dan Pp Lease guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Informasi dihimpun Ambon Ekpres, setelah diketahui keberdaan pelaku, anggota buser Polres Ambon langsung bergerak cepat melakukan penagkapan. Pelaku ditangkap pada Rabu (4/3) malam sekira pukul 20.00 WIT.

Safrudin merupakan residivis terlibat kasus pencabulan terhadap anak dibawa umur tahun 2009. Atas perbuatan bejatnya itu, Pengadilan Negeri (PN) Ambon menjatuhkan vonis hukuman kepadanya selama 3 tahun 10 bulan penjara.

Pelaku menjadi buronan polisi setelah membacok korban Andreas Trisno Maturbons (28). Selama pelaku menjalani hukuman penjara, isterinya yang berinisial RL menjalin kasih dengan korban. Kedunya akhirnya menikah. Padahal saat itu, RL masih menjadi isteri sah pelaku. RL pernah meminta pelaku untuk menceraikan dirinya.

Setelah massa hukumannya selesai pada 2014 lalu, pelaku yang cemburu nekat membacok Trisno. Pembacokan yang dilatar belakangi asmara itu terjadi di dalam rumah korban dikawasan IAIN Ambon. Saat itu RL yang juga mantan istri Safrudin sudah keluar rumah menuju pasar Mardika untuk melakukan aktifitas berdagang.

Dengan kesempatan itu, pelaku diam-diam masuk ke rumah korban dengan membawa sebilah parang. Dia kemudian membacok korban. Peristiwa itu terjadi sekira 05.30 WIT.

Korban nyaris tewas. Beruntung nyawanya bisa diselamatkan setelah warga melarikannya ke RS Bhayangkara Polda Maluku guna mendapatkan perawatan medis.

Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Ambon, Iptu Isaak Salamor ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu. Menurut dia, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Ambon guna menjalani proses hukum.

‘’Pelaku sudah kita amankan. Dia dijerat pasal 351 ayat 1 KUHP. Ancaman hukuman 5 tahun penjara,’’ ungkap Salamor.(ERM)

Most Popular

To Top