Tahapan Pilkada Dimulai Mei – Ambon Ekspres
Trending

Tahapan Pilkada Dimulai Mei

AMBON,AE— Jadwal pelaksanaan Pemilihan kepala daerah serentak 2015 belum diperoleh resmi, namun Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku memperkirakan tahapan Pilkada dimulai Mei. Sementara sampai dengan kemarin KPU Buru Selatan dan Maluku Barat Daya belum mengusulkan anggaran.

Ketua KPU Provinsi Maluku, Musa Latua Toekan, mengatakan, perkiraan itu berdasarkan tahapan pembuatan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang jadwal dan tahapan pilkada yang saat ini tengah disiapkan KPU RI. Setelah selesai disusun, PKPU yang merupakan turunan dari Undang-Undang nomor 01/2015 tentang pilkada ini, akan dikonsultasikan ke DPR RI.

“Sampai saat ini, masih di susun dan belum di konsultasikan dengan DPR RI. Kan DPR juga masih lakukan reses. Namun, kira-kira April sudah bisa diterbitkan dan Mei tahapan pilkada serentak sudah bisa berjalan,” ungkap Toekan kepada Ambon Ekspres, Kamis (5/3).

Meski begitu, lanjut dia, KPU Maluku telah melakukan sosialisasi UU nomor 01/2015 tentang pilkada ke KPU 4 kabupaten, yakni Seram Bagian Timur, Kepulauan Aru, Bursel dan MBD. Sementara soal anggaran, KPU Aru dan SBT sudah menyiapkan dan ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) masing-masing.

“Masih ada sosialisasi revisi Undang-Undang pilkada di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Untuk persiapan anggaran, KPU Aru dan SBT sudah siap,” paparnya.

Sementara Pilkada Aru, KPU setempat telah mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Aru sebesar Rp 17 miliar, namun baru dialokasikan dalam APBD sebesar Rp 12 miliar.   Sementara Pilkada SBT, KPU mengusulkan anggaran sebesar Rp 32 miliar dan telah dialokasikan dalam APBD tahun 2015 sebesar Rp 6 miliar.

“Untuk persiapan anggaran tidak ada masalah. Sudah ditetapkan sebanyak 21 miliar oleh pemerintah daerah Aru. Jika dalam penggunaannya tidak mencukupi, pemda bersedia tampung dalam APBD Perubahan,” ujar Ketua KPU Aru, Victor Sjair, via seluler, kemarin.

Untuk tahapan pilkada, KPU Aru telah mempersiapkan kegiatan yang masuk dalam tahapan persiapan, yakni penyusunan rancangan keputusan KPU Aru. Selain itu, KPU juga telah melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah daerah Aru terkait dengan tahapan persiapan dan kebutuhan anggaran.

Ketua KPU Bursel Said Sabi, saat di konfirmasi soal persiapan anggaran mengatakan, telah melakukan penyusunan dan ditargetkan selesai dalam minggu ini. “Anggaran Pilkada masih dalam tahap penyusunan. Insha Allah dalam minggu ini sudah selesai.

Kalau sudah siap akan kami sampaikan kepada pemerintah daerah,”kata Sabi, kemarin.
Sabi mengungkapkan, penyusunan anggaran pilkada masih menggunakan petunjuk Peraturan Menteri Dalam Negeri yang lama, nomor omor 57/2009 tentang Pedoman Pengelolaan Belanja Pemilihan Umum yang mengakomodir UU 32/2004 tentang Pemerintah daerah. “Permendagri baru belum ada. Kami masih menggunakan yang lama,” kata dia.

Soal penentuan jadwal pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati serta persiapan pembentukan infrastruktur penyelenggara di tingkat kecamatan dan desa, dia mengaku masih menunggu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI. “Kami masih menunggu petunjuk teknis dari KPU yang dituangkan dalam PKPU,” jelasnya.
Timsel Harus Indenpenden

Sementara itu, Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku Fadli Silawane menekankan, Tim Seleksi yang akan melakukan seleki calon anggota Panwaslu kabupaten Buru Selatan harus mengedepankan profesionalitas dan independesi. Ini penting untuk menghasilkan anggota Panwaslu berkualitas pada Pilkada 2015.

“Tentu Bawaslu akan mengawal Timsel, tetapi tidak sampai mengintervensi. Karena itu, kami berharap Timsel bekerja profesional dan independen sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah diberikan,” ujar Silawane kepada Ambon Ekspres, di kantor Bawaslu Maluku, Kamis (5/3).

Kemarin, Bawaslu secara resmi telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) nomor 06/2015 tentang penetapan Timsel penjaringan dan penyaringan calon anggota Panwaslu Buru Selatan yang berlatar belakang akademisi Universitas Pattimura.

Kelima anggota Timsel tersebut, yakni, Dr Deassy J A Hehanussa, SH.M.Hum, Dr Mike Rolobessy, S.Sos, MT, Drs Sukur Soasius, M.Si, Amir Faisal Kotarumalos, S.Sos, M.Si dan Izaac Timisela, SH.MH.

Timsel calon anggota panwaslu sesuai peraturan Bawaslu Republik Indonesia nomor 10/2012 tentang Pembentukan, Pemberhentian dan Pergantian Antar Waktu Bawaslu, Panwaslu, Panwascam dan UU nomor 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu dan UU nomor 01/2104 tentang Pilkada serentak, timsel diberikan waktu dua bulan untuk melakukan penjaringan dan penyaringan.

“Waktu yang diberikan kepada mereka untuk bekerja paling lama dua bulan. Tapi kami sudah menyampaikan kepada timsel bahwa, diharapkan pekerjaan tuntas sebelum dua bulan,”jelas akademisi Fisip Unpantti ini.

Sementara untuk kabupaten Maluku Barat Daya, lanjut Silawane, rencananya Bawaslu akan bertemtu dengan timsel pada Sabtu pekan ini untuk diberikan SK. Kata dia, kelima anggota Timsel terdiri dari akademisi dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Ditanya soal kemungkinan Uji Kalayakan dan Kepatutan calon anggota Panwaslu Seram Bagian Timur dan Aru dilakukan bersamaan dengan MBD dan Bursel, dia menyatakan, tergantung kinerja timsel dan keputusan komisioner Bawaslu.

“Ada dua opsi, bisa menunggu proses seleksi calon anggota Panwaslu MBD dan Bursel baru dilakukan uji kelayakan dan kepatutan. Bisa juga Aru dan SBT uji kelayakan dan kepatutannya duluan, nanti pelantikan baru serentak untuk 4 kabupaten,”kata dia.

Calon anggota Panwaslu SBT dan Aru yang lolos seleksi wawancara secara resmi telah diumumkan timsel kedua daerah tersebut, Rabu (4/3). Untuk SBT, Muhammad Saleh Tianotak, Irmawaty Derlen, Muhammad Kasim Rumakey, Ismail Kilwalaga, Muhammad Basri Keliwawa dan Kapitan Kelibia.

Sedangkan Aru yakni, Demianus Labok, Yordan Boro, Nootje P Tomasila, Octovianus Keasulya, Mokzeng Sinamur dan Baco Djabumir. Bawaslu akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap mereka, setelah timsel menyerahkan dokumen nama-nama 6 besar dengan dukungan-dukungan berupa materi dan nilai, hari ini. “Nah, setelah itu, kita akan pleno untuk menentukan jadwal uji kelayakan dan kepatutannya,”kuncinya.(TAB)

Most Popular

To Top