Kelompok Begal Diciduk Polisi – Ambon Ekspres
Trending

Kelompok Begal Diciduk Polisi

AMBON,AE— Tim buru sergap (Buser) dari Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, berhasil membekuk RM (31) satu pelaku dari kelompok yang diduga melakukan tindakan pencurian dan perampasan barang dari atas kendaraan roda dua dengan cara kekerasan atau begal, di kawasan Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, sekira pukul 14.45 Wit, Jumat siang kemarin.

Kaur operasional Satreskrim Polres Ambon, Inspektur Polisi Satu Izack Salamor, kepada Ambon Ekspres di ruang kerjanya Jumat sore kemarin menjelaskan, aksi begal yang dilakukan oleh RM bersama kedua rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran polisi itu, dilakukan pada sejumlah tempat yang berbeda di Kota Ambon.

Aksi RM, R dan B, yang teridentifikasi polisi dilakukan di dua tempat berbeda. Pertama akhir Febuari lalu, sekira pukul 00.15 dini hari, di kawasan Batu Gajah atau tepatnya di Makorem. Berikutnya di depan Kantor Ikes Karpan, sekira pukul 02.00 dinihari, akhir Febuari juga.

Menurut dia, aksi yang mereka lakukan ini setelah pelaku bersama rekanya B, membuntuti korban yang belum diketahui itu, dari Kawasan Batu Gajah, hingga di depan Makorem. Kemudian RM bersama R menendang korban, hingga korban terjatuh.

“Jadi saat korban terjatuh, rekan pelaku R ini langsung turun dari motor dan mengambil dompet kemudian mereka langsung kabur. Saat itu kondisi jalan dalam keadaan sepi, namun ketika diketahui sebagian warga kejar mereka tetapi mereka (pelaku red) langsung menghilang,” jelasnya.

Aksi yang sama kata Salamor, dilakukan oleh RM dengan teman lainnya berinisial B, di kawasan karpan tepatnya di depan Ikes, dengan korban Jois Talahatu. “Saat itu kedua pelaku membuntuti korban ini dari jalan naik Karang Panjang, tetapnya di depan SMP Negeri 1. ketika sampai di depan Ikes, pelaku kemudian menendang korban, saat terjatuh itu dompet dan HP korban diambil oleh pelaku. Itu dari pengakuan RM sementara ini kita masih kembangkan,” terang dia.

Penangkapan terhadap RM ini dari hasil laporan yang disampaikan oleh korban Talahatu, kepada pihak kepolisian, dari situlah dilakukan pengembangan dan hasilnya RM yang juga mantan satpam pada PLTD Galala itu akhirnya di amankan polisi. “Dua rekannya sementara masih dalam pengejaran kami,” ujarnya.

Disinggung soal kelompok begal lain yang masih melakukan aksinya di Kota Ambon, pria dengan dua balok dipundaknya itu menegaskan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan termasuk memantau aksi tersebut ketika terjadi.

“Kita masih melakukan pengembangan terhadap dugaan adanya kelompok lain selain mereka ini. Yang pastinya tetap kami proses tidak ada kata tidak. Saat penangkapan yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan ataupun kabur,” terang dia.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, penyidik senior Polres Ambon itu menambahkan, RM dijerat dengan pasal 365 KUHP ancaman pidana diatas lima Tahun penjara.
(AHA)

Most Popular

To Top