Butuh Investor Kelola Pontensi Perikanan – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Butuh Investor Kelola Pontensi Perikanan

Sektor Perikanan di Kabupaten Buru Selatan (Bursel) dinilai punya potensi besar dan menguntungkan. Kendati demikian, keterbatasan modal menjadi kendala utama dalam pengembangannya. Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Bursel berupaya mendatangkan para investor untuk menanamkan modalnya.

Investor perlu diberi kemudahan agar tertarik mengucurkan modalnya, khususnya budidaya hasil perikanan di bumi Fuka Bupolo ini.

“Bursel memiliki potensi perikanan yang potensial untuk dikembangkan. Pemkab Bursel selama ini terus berupaya keras menjaring para investor untuk menanamkan modalnya, menggarap potensi laut,” ujar Bupati Bursel Tagop Soedarsono Soulissa,  belum lama ini.

Walaupun begitu, konsep pemanfaatan potensi perikanan harus tetap menjaga kelestarian alam laut. “Untuk menggarap potensi itu, tentu saja perlu banyak mendatangkan investor. Memang, anggaran yang dibutuhkan besar. Tapi nanti pemerintah memberikan kebijakan, aturan dan regulasinya agar pemanfaatannya bisa lebih optimal,” terangnya.

Untuk diketahui, potensi perikanan  di kabupaten Buru Selatan juga bakal masuk dalam pengelolaan kawasan ekonomi khusus (KEK) yang sejak tahun lalu terus diperjuangkan. Bahkan upaya untuk mendapatkan legitimasi dari Pemerintah Pusat (Pempus) terkait dengan rencana KEK sudah menunjukan kemajuan yang berarti. Dimana Bursel sudah tercatat di Badan KEK Nasional sejak tahun lalu. “Kalau untuk KEK Bursel itu sudah  terdaftar di Badan KEK Nasional,” akui Bupati belum lama ini.

DKP SIAPKAN BANTUAN KEPADA NELAYAN
Sementara itu, untuk memaksimalkan pemanfaatan berbagai potensi dibidang perikanan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bursel telah menyiapkan sejumlah program pemberdayaan kepada para nelayan pesisir.
Dalam tahun ini, Pemkab Bursel melalui Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) telah menyiapkan sejumlah paket bantuan fasilitas perikanan kepada para nelayan. Paket bantuan itu masing-masing berupa pancing tonda, porsain, rompong, jaring apung, dan alat tangkap lainnya. Semua bantuan itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sementara itu, di tahun 2014 lalu Pemkab Bursel juga sudah menyalurkan sejumlah paket bantuan perikanan  puluhan unit pancing tonda dan belasan rompong kepada nelayan di lima  kecamatan yakni Namrole, Leksula, Ambalau, Waesama, dan Kepala Madan.

Juga menurunkan satu unit porsain yang ditempatkan di Kota Namrole, khususnya untuk melayani kebutuhan ikan masyarakat setempat. Juga ada bantuan porsain dari pemerintah provinsi yang ditempatkan di Desa Wailekut.
Untuk memaksimalkan pemanfaatkan potensi perikanan, tahun 2014 lalu Pemkab Bursel juga sudah bekerjasama dengan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon untuk melakukan survei dan penelitian, memetakan potensi perikanan. Penelitian perikanan mencakup bidang tangkap, budidaya, pengolahan dan lainnya di seluruh daerah berjuluk Lolik Lalen Fedak Fena ini.

Tujuan kerjasama ini untuk mengetahui informasi, data, dan keterangan pasti terhadap seluruh potensi perikanan di Bursel. Karena potensi perikanan yang baru diketahui saat ini hanya di bidang perikanan tangkap khususnya ikan tuna.

Jika seluruh potensi sumber daya perikanan sudah bisa diketahui, Pemkab Bursel melalui Dinas Kelautan dan Perikanan akan gencar melakukan promosi untuk menarik investor menanamkan modalnya di Bursel. (ESI)

Most Popular

To Top