Kapal Nelayan Dibakar di Perairan – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Kapal Nelayan Dibakar di Perairan

TANGERANG,AE—Badan Narkotika Nasional (BNN) menduga, kawasan perairan Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, menjadi salah satu jalur emas dalam pengiriman narkoba dari sejumlah negara.Hal itu terendus dari modus sembilan tersangka yang berhasil diamankan BNN beberapa waktu lalu.

Menurut Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar, sembilan tersangka yang ditangkap tersebut merupakan bagian dari kelompok WCP yang menyelundupkan 862 kilogram (kg) sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia. Kesembilan tersangka selama ini diburu polisi Malaysia, Filipina, Myanmar, Tiongkok, Hongkong, Makau, dan Indonesia.

”(Mereka) ini jaringan narkotika yang paling licin di Asia. Cara kerjanya rapi dan terorganisasi,” ujar Anang setelah pemusnahan barang bukti sebuah kapal nelayan yang digunakan menyelundupkan sabu-sabu dari Malaysia ke perairan, Dadap Selasa (10/3).

Anang menjelaskan, awalnya Bandara Soekarno-Hatta menjadi tempat transit paling strategis dalam peredaran narkoba. Sekarang polanya diubah.”Mereka (sindikat narkoba) lebih memilih bermain di perairan. Salah satunya perairan Dadap. Dan dimungkinkan jalur perairan lainnya digunakan untuk transit,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Humas BNN Kombespol Slamet Pribadi mengungkapkan, terdapat jalur tikus di Indonesia, sekitar 82.000 km garis pantai yang bisa digunakan sebagai jalur masuk narkoba. Pengamanan baru terdapat di sekitar 250 jalur resmi atau pelabuhan resmi di Indonesia.

adi, garis pantai merupakan titik rawan atau entry point yang dimanfaatkan jaringan dan sindikat narkoba. ”Karena itu, kita harus bekerja sama dengan seluruh kementerian dan komponen masyarakat. Khususnya yang ada di wilayah perbatasan, baik laut, darat, maupun udara,” tuturnya.(zal/jpnn)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!