PAN Mulai Tebar Ancaman – Ambon Ekspres
Trending

PAN Mulai Tebar Ancaman

AMBON,AE— Pencopotan kader Partai Amanat Nasional (PAN) pendukung Hatta Rajasa pada Kongres Bali mulai merambah Maluku. Sejumlah ketua DPD PAN kabupaten/kota dan pengurus wilayah PAN Maluku terancam dicopot dari jabatannya.

Ketua Tim Pemenangan ketua umum PAN terpilih Zulkifli Hasan Provinsi Maluku, Hasan Suatrat mengatakan, saat ini mereka sedang mendalami informasi terkait keberpihakan kader PAN ke mantan ketum PAN Hatta Rajasa. Dia memastikan, dalam waktu dekat akan mengeluarkan sanksi partai.

“Dalam waktu dekat akan kita rapatkan untuk mengambil langkah-langkah organisasi atau partai terhadap mereka,” ujar Suatrat saat dihubungi Ambon Ekspres via seluler, Kamis (12/3).

Pada Kongres PAN keempat di Bali 28 Februari-2 Maret 2015, PAN Maluku, baik DPD maupun DPW memiliki 13 suara. Sebanyak 7 dari 11 ketua DPD PAN kabupaten/kota di Maluku memberikan dukungan suara ke Hatta. Sedangkan 4 DPD PAN masing-masing Kota Ambon, Maluku Tengah, Maluku Tenggara dan Tual ditambah ketua DPW PAN Maluku Ramli Mahulete, Sekretaris DPW Taha Latar memilih Zulkifli.

Suatrat melanjutkan, dari investigasi akan di kombinasikan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PAN untuk menentukan bentuk sanksi. Namun, ia memastikan sanksi bisa sampai pencopotan dari kepengurusan.

Sanksi yang akan diberikan lanjut Ketua DPD PAN Kota Ambon ini, bukan saja terhadap ketua-ketua DPD yang mendukung Hatta Rajasa. Namun, juga bagi kader DPD dan DPW yang mempengaruhi pilihan politik ketua-ketua DPD selaku pemilik suara pada kongres.

Kememangan Zulkifli menurut dia, harus diterima oleh seluruh kader PAN. Kalaupun ada yang masih melawan, tidak berpengaruh terhadap hasil Kongres yang dimenangkan Zulkifli.

“Jangankan melawan, mereka tidak punya kekuatan apa-apa untuk melawan hasil Kongres. Sekelas pengurus DPP saja dengan legowo mengundurkan diri. Misalnya ketua Fraksi PAN di DPR RI, Tjatur Sapto Edy memutuskan mundur diri yang keberpihakan politiknya ke Hatta Rajasa,”tutur dia.

Ditanya soal apakah ada komunikasi yang coba dibangun oleh pihak Hatta dengan Zulkifli di Maluku usai Kongres, dia mengaku tidak sama sekali. ”Paska Kongres sampai saat ini, mereka belum melakukan komunikasi dengan kita. Kalau pun mereka berkeinginan, belum ada ruang komunikasi yang kita buka. Karena saat ini kita masih merayakan sebuah kemenangan atas terpilihan bang Zulkifli sebagai ketua umum PAN,” katanya.

Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPW PAN Maluku, Salim Samsudin yang dikonfirmasi terpisah, membantah adanya rencana pergantian kepengurusan. Dia mengaku, selurun kader PAN di Maluku tetap solid
“Kongres sudah selesai. Yang menang adalah kader Partai Amanat Nasional dan semua kader PAN di Maluku tetap solid mendukung Ketum Zulkifli Hasan,” ungkap Samsudin via sms dan telepon, kemarin.

Perbedaan pilihan politik saat Kongres, lanjut Samsudin, merupakan hal yang wajar. Karena itu, tidak berpengaruh pada soliditas PAN di Maluku. “Perbedaan dalam demokrasi wajar-wajar saja. Biasalah ada yang mendukung dan tidak. Tidak ada kader yang di korbankan. Semuanya bersatu kembali untuk membesarkan PAN,”katanya.

Samsudin disebut-sebut merupakan pendukung Hatta Rajasa. Bahkan, pernah mengaku optimis akan kemenangan mantan Menteri Koordinator Perekonomian era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. (TAB)

Most Popular

To Top