Harga Ikan di Ambon Makin Menggila – Ambon Ekspres
Amboina

Harga Ikan di Ambon Makin Menggila

AMBON, AE.—Ambon yang notabene adalah wilayah perairan yang dikelilingi laut, tapi harga ikan di pasar tradisional ibukota Maluku ini luar biasa mahal.

Pantauan Ambon Ekspres,  di Pasar Mardika, Jumat(13/3), para pedagang menawarkan ikan momar dan kawalinya ukuran besar Rp50.000 per tumpuk (10 ekor). Sedangkan ukuran sedang masing-masing Rp20.000 per empat ekor, ikan kawalinya Rp20.000 per empat ekor komu Rp20.000 per tiga ekor.

Ikan karang seperti kerapu Rp20.000per enam ekor cumi jenis bulu Rp20.000 per enam ekor dan udang Rp50.000 per tumpuk kecil.

“Ikan masih mahal disebabkan karena pasokan agak berkurang terutama dari desa-desa nelayan dan kalaupun ada juga tidak terlalu banyak,” kata Umar pedagang ikan di Pasar Mardika.

Ditempat yang sama, Ardan (29) pedagang ikan segar mengaku, selama ini ikan momar dan kawalinya didatangkan dari Desa Latuhalat dan Tulehu namun jumlahnya mulai berkurang, itupun langsung dibeli oleh para penadah.

“Biasanya, kami juga harus beli lagi dari penadah dengan harga yang mahal baru dijual, dan untuk tidak merugi terpaksa para pedagang ini menjual dengan harga yang tinggi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, ada juga ikan cakalang segar yang ditawarkan para nelayan hasil tangkapan  dengan cara memancing namun tidak terlalu banyak dan harganya juga masih tinggi yakni Rp25.000 per ekor, dan yang kecil Rp20.000 per tiga ekor.

“Apalagi saat ini ikan beku dari Perikanan Nusantara atau PPN Desa Tantui sudah tidak ada lagi sejak Januari 2015. Otomatis harga ikan segar melambung tinggi,” ujarnya.
Dikatakan,dirinya tidak mengetahui kenapa pasokan ikan beku dari PPN tidak ada. Sementara jika jumlah ikan segar berkurang di pasaran, ikan bekulah yang paling dicari untuk dijual.

“Selama ini kan ikan beku disupali dari PPN, untuk mengisi permintaan di pasar. Namun sekarang tidak lagi,”akuinya.

Sementara, bukan hanya harga ikan yang tinggi, namun harga daging sapi murni, sehingga harganya tetap bertahan Rp90.000 per kilo, daging ayam beku yang juga didatangkan dari Surabaya  biasanya Rp26.000 kini Rp28.000 per kilo, daging ayam kampung Rp90.000 per ekor jenis pejantan dan Rp50.000 per ekor jenis betina.

“Sedangkan harga telur ayam ras masih tetap normal Rp1.500 per butir dan telur ayam jantan Rp3.500 per butir, telur burung puyuh Rp2000 lima butir,”ungkap Marini salah satu pemilik lapak penjual daging ayam potong.
(IWU)

Most Popular

To Top