Desak BPK Tuntaskan Audit Kasus Vanath – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Desak BPK Tuntaskan Audit Kasus Vanath

Polisi, Jaksa dan BPK Terus Koordinasi

AMBON, AE—Direktur SBT Media Center, Djabar Tianotak mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Perwakilan Maluku untuk segera menuntaskan proses pengauditan dan perhitungan keuangan negara, dalam kasus tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Abdullah Vanath.

Pasalnya, kata Tianotak, selama proses BPK sejak awal tahun 2015 lalu, hingga kini juga belum ada perkembangan. Terlebih, BPK selama ini tertutup ketika melakukan proses tersebut. “Proses ini sudah berjalan sejak awal tahun, tetapi kenapa hingga saat ini juga belum ada perkembangan lebih lanjut.

Semestinya dengan tiga bulan ini BKP sudah bisa menuntaskan proses perhitungan kerugian ngara itu,” kata dia kepada Ambon Ekspres, akhir pekan lalu.

Menurut dia, selama proses ini berlangsung, pihak BPK lebih memilih tertutup. “Ini yang kami tanyakan. Kenapa lambat dan kenapa selama ini tertutup ? Mestinya terbuka. Ini dunia tranparansi, bukan dunia tertutup. Publik juga ingin mengetahui perkembangan dari proses itu,” kata dia.

Dia bahkan menuding jika pihak BPK tidak terbuka soal perkembangan proses tersebut kepada publik. Makanya patut dicurigai. “Kalau tidak mau untuk dicurigai maka harus terbuka. Bukan malah tertutup dan kemudian lambat dalam prose audit. Waktu tiga bulan bukanlah waktu yang singkat bagi pihak BPK untuk bekerja,” timpal dia.

Djabar berharap, BPK segera menuntaskan proses pengauditan dan perhitungan kerugian negara, sehingga kasus yang menjerat orang nomor satu di kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa Itu, bisa segera dituntaskan penyidik. “Kasus ini sementara berjalan. Bahkan kini hanya menunggu hasil audit kerugian negara dari BPK. Sementara sampai saat ini publik bertanya prosesnya sudah sampai dimana ? ‘’Kami berharap agar BPK bisa menyelesaikan tugas mereka dengan baik sehingga kasus ini tuga bisa segera diselesaikan,” tutupnya.

Sementara itu penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Maluku, hingga kini masih terus melakukan penyidikan dan berkordinasi dengan pihak Kejati Maluku maupun BPK, guna menuntaskan kasus dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Vanath. Demikian disampaikan Direktur Reskrimsus Polda Maluku, Kombes Pol Sulistiono kepada Ambon Ekspres, kemarin.

Menurut dia, hingga kini berkas perkara orang nomor satu di SBT itu masih dilengkapi. “Berkas perkara tersangka Bupati SBT dalam kasus TPPU dan dugaan korupsi sementara masih dilengkapi atau masih dalam proses alias P19. Kami terus berkoordinasi dengan JPU Kejati Maluku serta BPK terkait proses audit kerugian negara,’’ jelasnya.(AHA)

Most Popular

To Top