Menteri Batal Panen Raya? – Ambon Ekspres
Trending

Menteri Batal Panen Raya?

Jebolnya tanggul penahan air sungai Waesamal, Desa Samal, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, menyisahkan kerugian besar bagi petani. Sebanyak 575 hektar sawah siap panen rusak total. Akibatnya, pasokan beras ke pasar dipastikan berkurang.

Kepala desa Samal, Suparji kepada Ambon Ekspres, kemarin, mengatakan, sedikitnya 12 rumah warga yang terletak di RT 06 ikut terendam banjir. Dari 800 hektar sawah di Samal, 575 hektar sawah siap panen rusak total.” Warga RT 16 mereka sementara mengunsi di rumah-rumah tetangga,” kata Suparji, Senin,(16/3).

Rencananya April mendatang akan dilakukan panen raya oleh Menteri Pertanian. Untuk itu dia, berharap pemerintah segera membangun tanggul yang rusak serta melakukan perbaikan tanggul sepanjang 2000 meter.

“Yang jebol 300 meter, tapi harus ada perbaikan termasuk normalisasi sungai 500 meter,” harapnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Tengah, Marzuki Latuconsina mengatakan, pihaknya sudah ke lokasi sejak Sabtu,(14/3). “Dari BPBD Sudah kita kerahkan kesana dan hari ini, (Senin, red) kembali ke Masohi,” tandasnya.

Namun, dirinya belum mengungkapkan seberapa besar kerugian yang ditimbulkan dari bencana tersebut termasuk upaya tanggap darurat. “Untuk kerugian itu nanti menunggu tim dari lapangan,” katanya.

Bendungan ini dibangun kontraktor PT Sumber Agung, milik Soebeno. Pembangunannya Menggunakan anggaran APBN 2009 dan 2010.  (CR12)

Most Popular

To Top