ISIS Belum Tercium di Maluku – Ambon Ekspres
Trending

ISIS Belum Tercium di Maluku

AMBON, AE— Pulihnya Maluku dari konflik komunal, tidak membuat daerah ini dimasukan sebagai wilayah yang dianggap lahan perekrutan anggota Negara Islamic Of Iraq and  Syria (ISIS). Polisi maupun TNI belum mencium adanya gerakan organisasi terlarang ini di Maluku, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.

Wilayah-wilayah yang dikategorikan marak terjadinya pengaruh terhadap organisasi militan itu diantaranya, Nusa Tenggara Barat, Wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, Aceh dan Sulawesi. Sementara Maluku, dipastikan bebas dari pengaruh maupun bahaya ISIS itu.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Ajun Komisaris Besar Polisi Hasanuddin Mukaddar, yang ditemui Ambon Ekspres di ruang kerjanya, Rabu siang kemarin, menjelaskan polisi terus memantau pergerakan organisasi ini di Maluku.

“Sampai saat ini kami belum menerima informasi terkait dengan perkembangan akan masuknya ISIS itu ke masyarakat Maluku. Namun bukan berarti kita (polisi red), diam atau membiarkan hal itu begitu saja. Sampai saat ini kita masih terus memantau perkembangannya, termasuk melakukan pengamanan guna mengantisipasi hal itu,” jelasnya.

Maluku yang merupakan daerah bekas konflik, akan menjadi bahan ancaman suatu ketika dari organisasi terlarang itu. “Dengan indikator itu (Maluku eks konflik), maka sudah menjadi kekhawatiran kami aparat keamanan, karena ISIS itu dengan mudah akan mempengaruhi masyarakat kita,” katanya.

Disinggung soal daerah-daerah yang dianggap rawan, Mukkadar mengatakan, belum tercium. “Kami masih terus melakukan pemantauan. Kegiatan Babinkamtibmas disetiap desa itu sedang kami ditingkatkan guna mencegah dan menghindari pengarus dari ISIS,” terang pria dengan dua melati dipundaknya ini.

Di tempat terpisah Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura, Letnan Kolonel Arhanud Muh. Hakim Lalhakim menegaskan, dari laporan intelejen, hingga kini belum ada kawasan maupun wilayah yang terindikasi berkembangannya pengaruh hingga pada tingkat rekrutment dari organisasi terlarang di Indonesia, maupun dunia itu.

“Jika ditemui pasti kami akan tindak tegas, siapapun dia baik itu simpatisan, pendukung ataupun sebagainya yang terlibat secara langsung ataupun tidak langsung dengan organisasi atau ISIS itu,” terang pria dengan dua melatik dipundaknya itu, kepada Ambon Ekspres Rabu kemarin, di makodam XVI/Pattimura.

Hakim, mengaku meski Maluku merupakan daerah bekas konflik, namun tidak bisa menjamin bahwa Maluku juga bisa dengan mudah tumbuh kembang organisasi itu, sampai ke masyarakat. Selama ini TNI selalu melakukan pembinaan baik itu dilakukan oleh babinsa maupun satuan-satuan yang memiliki wilayah teritorial yang berhadap langsung dengan masyarakat.

Untuk pengamanan sendiri, lanjut pria yang kesehariannya juga aktif sebagai salah satu tenaga pengajar di Fakultas Ilmu Ekonomi Universitas Pattimura Ambon ini, pihaknya terus melakukan pengawasan, pengamanan. “Terus kami pantau itu. Kami tetap lakukan pengawasan,” tegas dia.

Kapolres AKBP Komaruz Zaman, pastikan tidak ada Organisasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Pulau Ambon dan Pp.Lease. “Antisipasi sudah kita lakukan dari awa-awal ,”Ungkap Komaruz, Rabu (18/3).
(AHA/ERM)

Most Popular

To Top