Pelaku Pembacokan Masih Misterius – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Pelaku Pembacokan Masih Misterius

AMBON,AE—Pelaku pembacokan dua pelajar Madrasah Aliyah di Dusun Oli, Kecamatan Leihitu oleh OTK belum teridentifikasi. Aparat kepolisiaan dari Polres Ambon dan Pp Lease masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Dua korban yang dibacok yakni Muhamad Herawan Wali (17) dan Muhamad Jihad Selang (16).

Kasubagg Humas, Iptu Meity Jacobus ketika dikonfirmasi terkait dengan perkembangan kasus ini mengaku pelaku masih dalam pengejaran polisi. ”Sampai saat ini belum ada indikasi. Pelakunya juga masih dikejar,’’ ungkap Meity ini diruang kerjanya, Kamis (19/3).

Selain pelaku masih misterius, pihaknya juga belum mengetahui secara jelas motif dari penyerangan terhadap para pelajar ini. ”Sampai saat ini kita juga belum mengetahui motif yang melatarbelakangi para pelaku melakukan penyerangan terhadap para pelajar ini. Semuanya masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Dalam mengusut kasus ini, lanjut dia, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. ”Ada empat saksi yang sudah kita periksa. Namun belum ada gambaran yang mengarah kepada pelaku. Kami berharap pihak keluarga korban bisa bersabar dan serahkan kepada pihak kepolisiaan untuk mengungkap kasus ini,” tuturnya.

Untuk mengantisipai hal-hal yang tidak diinginkan, kata dia, pihaknya menurunkan 2 STT personil Polres Ambon untuk melakukan pengamanan. ”Para personil ini akan dibantu BKO Satbrimob dan Yonif 731/Kabaresi,” tuturnya.
Meity mengaku, pihaknya bersama pemerintah setempat telah mengambil langkah cepat untuk mencegah terjadinya ketegangan di antara warga.

”Sudah ada mediasi dari pihak keamanan untuk dua wilayah ini dilakukan pertemuan antara tokoh masyarakat Hitu dan Oli. Ini demi kepentingan bersama dan hasilnya kedua masyarakat memilih untuk berdamai,” jelasnya.
Menurut dia, pihaknya masih melakukan penyidikan guna mengejar pelaku pembacokan. ”Ini tindak pidana murni. Untuk  itu, kami berharap masyarakat jangan khawatir dan serahkan penanganan kasus ini kepada kepolisiaan,” ujarnya.
Sebelumnya, seperti diberitakan, Rabu (18/3) sekira pukul 11.30 WIT, kedua korban bersama tujuh teman sekolahnya sedang mandi di Air Tala yang jaraknya sekitar dua kilometer dari Dusun Oli. Mereka mandi usai melaksanakan kerja bakti di sekolah mereka.

Selang 30 menit berada di tempat pemandian, lima OTK datang kearah mereka. Salah seorang diantaranya membawa sebilah parang. Disitulah tanpa banyak tanya, pelaku ini langsung membacok kedua pelajar itu. Keduanya masih dalam perawatan di RSUD dr Haulussy Ambon.(ERM)

Most Popular

To Top