Sosialisasi Mangente Ambon Kembali Dipertanyakan – Ambon Ekspres
Amboina

Sosialisasi Mangente Ambon Kembali Dipertanyakan

AMBON, AE.—Program Mangente Ambon yang dilaksanakan hingga September 2015 mendatang bersamaan dengan HUT Kota Ambon kembali menjadi pembicaraan hangat di Gedung DPRD Ambon. Komisi I DPRD Ambon menilai, dalam program Mangente Ambon tidak dilampirkan Program Sosialisasi Mangente Ambon dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA), tetapi hanya Program Promosi Mangente Ambon.

“Kita akan buat hak angket untuk soal Mangente Ambon. Harus dijelaskan dulu ini dana sosialisasi ini dari mana. Lalu kalau alasan yang dipakai dana SPPD perjalanan dinas dari masing-masing dinas, maka apa hubungannya ?,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Ambon, Asmin Matdoan kepada Ambon Ekspres di DPRD Ambon, Rabu (18/3).

Politisi PKB ini mengaku, telah diberitahukan bahwa dana yang dipakai untuk sosialisasi program tersebut adalah dana perjalanan dinas dari masing-masing SKPD. Sehingga, lanjut dia, terkesan aneh jika SKPD berangkat untuk melakukan sosialisasi lebih dari satu kali.

“Apa hubungannya dinas tenaga kerja pergi sosialisasi Mangente Ambon dengan menggunakan SPPD instansi itu. Jadi jangan berselisih di titik ini.  Kita akan mengundang mereka untuk mempertanggung jawabkan soal Sosialisasi Mangente Ambon,” kata dia.

Menurutnya, perlu dipertanyakan dana sosialisasi yang tidak masuk dalam RKA. Bahkan tidak ada dalam nomenklatur APBD untuk 2015. “Coba dijelaskan, hubungannya apa ? Bagian pemerintahanan, dinas serta badan. Semuanya berangkat untuk sosialisasi Mangante Ambon.

Prinsipnya kita dukung apa yang disebut Mangente Ambon, tetapi bukan dukung lalu ada kekeliruan yang terjadi dan dibiarkan. Harusnya  mereka mengevaluasi soal promosi. Padahal dana promosi itu besar,” pintanya.

Tempat yang sama, Anggota Komisi I DPRD Ambon Zeth Pormes menilai, substansi yang ditangkap dalam permasalahan sosialisasi Mangante Ambon, karena sebagai sebuah program positif dalam rangka membangun  Kota Ambon lebih baik dari berbagai aspek.

“Atas nama Fraksi Golkar, meyakini bahwa anggaran yang dikeluarkan Pemkot Ambon dalam rangka promosi atau soisoalisasi sudah susesuai dengan nomenklatur yang ada,” tutur Pormes.
Sekretaris Fraksi Golkar ini berharap, jika ada keraguan dari beberapa dewan lainnya maka silahkan menggunakan hak angket untuk bertanya kepada pemerintah dengan cara yang cerdas, santun dan sesuai mekanisme yang ada.

“Fraksi Golkar tetap mendukung seluruh kebijakan pemerintah, tapi kita tetap menjadi mitra yang kritis. Kalau ada hal yang salah kita tetap kritisi secara tegas dan santun. Kita akan tetap mendukung, tetapi ada hal yang ingin kita revisi di situ soal sosialisasi Mangente Ambon. Yang pasti kita dukung, karena kita mitra,” harapnya. (ISL)

Most Popular

To Top