Anggota DPRD Maluku Caci Maki PNS – Ambon Ekspres
Trending

Anggota DPRD Maluku Caci Maki PNS

Puluhan PNS Perempuan Melakukan Aksi Demo

AMBON, AE— Tindakan tak terpuji dilakukan oleh anggota DPRD Maluku, asal Partai Gerindra, Raat Rumfot. Dia dituduh mencaci maki sampai mengeluarkan kalimat kotor kepada seorang pegawai negeri sipil sekretariat DPRD Maluku. Akibatnya, puluhan PNS perempuan melakukan aksi demo.

Aksi demo itu dilakukan, Jumat (20/3) pagi. Sekira pukul 10.00, puluhan PNS perempuan, melakukan aksi demo di dalam kantor DPRD Maluku, sebagai respon ketidakpuasan mereka terhadap tindakan Raat. Beberapa pamphlet dipegang, bertuliskan kecaman dan tuntutan permintaan maaf oleh Raat kepada Masni Sahusilawane.

Aksi itu bertepatan dengan kedatangan Ketua DPRD Maluku, Edwin Adrian Huwae. Edwin sempat dibuat kaget, karena puluhan PNS itu sudah menunggu di depan tangga menunju ruang rapat utama. “Mohon maaf pak, kami hari ini melakukan aksi. Aksi sebagai respon terhadap tindakan Pak Raat yang mencaci maki ibu Masni,” ungkap koordinator aksi.

Mereka berharap, sikap Rumfot sebagai wakil rakyat yang terhormat tidak terulang lagi. Mereka juga berharap, para politisi lain di dewan tidak bersikap seperti Rumfot. ”Ini terakhir. Jangan sampai terulang lagi. Sebagai wakil rakyat mesti menjadi teladan,”ingat salah satu pegawai.

Tak hanya itu, mereka berharap, Partai Gerindra segera bersikap menyikapi tindakan Rumfot yang dinilai mencederai partai yang dibesarkan Prabowo Subianto itu.”mesti ada teguran atau sanksi dari partai. Apalagi, katanya Rumfot ingin maju di Pilkada SBT. Belum jadi pemimpin saja begitu. Apalagi memimpin pasti bertindak arogan,”terang mereka.

Sempat menuturkan kronologisnya, lalu para PNS itu menuntut Raat Rumfot meminta maaf secara langsung kepada Masni Sahusilawane. Masni ikut juga dalam aksi tersebut. Masni sendiri sudah cukup lama menjadi PNS di lingkup sekretariat DPRD Maluku.

Edwin mengaku, menghormati apa yang dilakukan para PNS. Dia akan meminta penjelasan dari Raat Rumfot, dan segera menyelesaikan persoalan tersebut, termasuk mengamini tuntutan PNS agar Raat meminta maaf.

Peristiwa ini bermula, Kamis (19/3) saat Rumfot bersama tamunya ingin makan siang di kafetaria DPRD Maluku.

Hanya saja, saat itu persediaan makanan yang diperuntukan untuk wakil rakyat telah habis. ”Saat itu ibu Masni menjelaskan dan meminta maaf kepada pak Rumfot kalau makanan telah habis. Namun, pak Rumfot tetap ngotot,” kata salah satu pegawai kepada Ambon Ekspres, Jumat (20/3).

Hanya saja, terang dia, Rumfot yang kini digadang-gadang maju di Pilkada SBT tidak terima. Rumfot kemudian meninggalkan Masni dan mengeluarkan kata kotor sebanyak dua kali. ”Itu yang menyebabkan para pegawai tidak terima sikap Rumfot yang tidak terpuji,” sebutnya.

Rumfot ketika dihubungi, Jumat (20/3) membantah kalau telah mengeluarkan kata-katak kotor kepada Masni.”Itu hanya salah paham saja. Jadi tidak benar saya mengeluarkan kata-kata kotor,”kata Rumfot.(JOS)

Most Popular

To Top