Pemuda Waringin-Talake Bentrok – Ambon Ekspres
Trending

Pemuda Waringin-Talake Bentrok

AMBON,AE— Dua kelompok pemuda di wilayah Waringin dan Talake, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, membikin onar. Mereka saling serang dengan menggunakan batu, hingga membuat ketenangan warga terganggu. Namun kondisi itu tidak bertahan lama, polisi dan TNI langsung membubarkan massa.

Bentrokan antar kedua kelompok pemuda ini berawal dari kesalapahaman antar kedua kelompok pemuda terkait penganiayaan terhadap Arif (16). Peristiwa ini terjadi sekira pukul 21.15 WIT, Sabtu (21/3) malam. Informasinya dia dipukul oleh seseorang yang bernama Aco bersama beberapa rekannya.

Arif yang saat itu tengah melintasi kawasan tersebut, karena hendak kembali ke rumahnya, tanpa mengetahui kesalahannya, dicegat di depan kantor PT. Bosowa. Dia langsung dianiaya hingga babak belur.

Peristiwa penganiayaan terhadap Arif itu, kemudian diketahui oleh rekan-rekannya. Tak terima dengan penganiayaan terhadap Arif, rekan-rekannya mencari pelaku. Disitulah terjadi kosentrasi massa, dari kedua kelompok pemuda.

Tak menunggu lama, aksi saling serang dengan batu, akhirnya terjadi. Aksi saling serang dengan batu oleh kedua kelompok pemuda itu tak berlangsung lama setalah aparat keamanan dari polres Pulau Ambon dan PP Lease, yang dibantu personil TNI, menghentikan aksi kedua kelompok.

Tidak ada korban jiwa dalam aksi ini, hanya saja salah satu pemuda Talake yang di ketahui bernama Jefry Nio, mengalami cedera pada tangan kiri. belum diketahui pasti siapa pelaku yang memukuli Jefry hingga menglami cedera itu. Polisi masih selidiki pelakunya.

Kepala Subag Humas Polres Pulau Ambon dan PP Lease, Inspektur Polisi Satu Meity Jacobus, yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.” Dari Jumat malam kedua kelompok ini sudah berkelahi, dan kembali terjadi setelah dia (Arif) di pukul beberapa pemuda dari Talake, karena pemuda dari waringin tidak terima dan kembali menyerang mereka sehingga terjadi saling serang,” ungkap Salamor, Minggu (22/3)

Menurut Jacobus, pihaknya masih melakukan pencariaan terhadap beberapa pelaku pemukulan terhadap Arif, dan Jefry Nio. ”Untuk pelaku pemukulan terhadap Arif masih dalam pengajaran kami, karena mereka merupakan penyebab utama terjadinya bentrokan itu, termasuk pelaku pemukulan terhadap Jefri Nio masih diselidiki.” jelasnya.
(ERM/AHA)

Most Popular

To Top