Ternyata, Setiap Gerhana Matahari Burung Berhenti Berkicau – Ambon Ekspres
Coffe Break

Ternyata, Setiap Gerhana Matahari Burung Berhenti Berkicau

Di Inggris terjadi gerhana matahari total, Jumat pagi. Namun ada kejadian menarik yang membuat fenomena itu disebut langka. Saat bulan mulai menutup sinar matahari, pagi hari di Inggris akan menjadi gelap seperti saat senja. Namun jika dicermati ada fenomena unik lain yang dirasakan oleh manusia.

Burung-burung yang biasa ramai berkicau pada pagi hari, tiba-tiba sepi karena keadaan Inggris yang seperti senja. Binatang-binatang malam seperti burung hantu dan kelelawar mulai keluar sementara binatang ternak dan peliharaan akan mencari tempat untuk beristirahat. Selama gerhana terjadi, capung terlihat bersembunyi di balik daun, semut-semut kembali ke sarang mereka dan belalang berhenti berbunyi.

Menurut Chris Hickman dari Woodland Trust dikutip Dream.co.id dari laman The Telegraph, Jumat, 20 Maret 2015, seperti yang diperkirakan, burung-burung untuk sementara merasa bingung dengan mengira pagi ini malam hari. Hal itu terlihat sekali saat gerhana total terakhir pada 1999.

Para ahli memperingatkan binatang yang resah akan menjadi bingung dengan gerhana total ini dan para pemilik disarankan untuk memasukkan mereka di dalam rumah. “Mereka akan mengira hari sudah gelap. Meskipun malam terjadi setiap hari, Anda tidak akan merasakan perbedaan saat intensitas cahaya berkurang banyak di pagi hari. Itu agak mengganggu bagi mereka,” kata Donald Broom, profesor di University of Cambridge. “Hewan di ladang akan berhenti merumput dan pindah ke tempat yang lebih terlindung seperti yang mereka lakukan pada malam hari.”

“Ada kemungkinan beberapa hewan merasa rutinitas mereka terganggu dan menjadi bingung atau cemas,” kata seorang juru bicara RSPCA. “Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Yang penting para pemilik binatang menyadari tanda-tanda kecemasan pada hewan mereka untuk berjaga-jaga,” imbuhnya. Penjaga di kebun binatang London mengambil langkah-langkah untuk memastikan koleksi binatang tidak terganggu.

“Gerhana matahari, terutama gerhana total, bisa memengaruhi penerbangan ngengat malam dan kupu-kupu diurnal – yang mengandalkan cahaya untuk navigasi,” kata Dave Clarke, Kepala Invertebrata Butterfly Paradise di Kebun Binatang London. “Di sini kita akan mengubah pencahayaan sedikit untuk mengatasi kebingungan mereka selama gerhana matahari parsial.” Gerhana jarang terjadi karena orbit yang tidak sama antara Bulan dan Bumi. Gerhana sebagian atau penuh bisa terjadi jika Bumi dan Bulan dalam posisi yang sejajar.

Selain itu gerhana hanya bisa terjadi saat Bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi. Gerhana total berikutnya akan terjadi pada 2081 dimulai dari Eropa tengah, dan akhirnya menuju Inggris pada 2090. Sebuah gerhana parsial akan terjadi di Inggris pada 2026. (dc)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!