April, Parpol Terbitkan Rekomendasi Pilkada – Ambon Ekspres
Trending

April, Parpol Terbitkan Rekomendasi Pilkada

AMBON,AE— Sejumlah partai politik di Maluku memastikan rekomendasi pencalonan bupati dan wakil bupati akan dikeluarkan, April. Proses pendaftaran dan survei internal mulai dilakukan untuk memastikan elektabilitas dan kapabilitas bakal calon.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku Roy Elwen Pattiasina mengatakan, hingga kemarin, DPC Demokrat Seram Bagian Timur dan Maluku Barat Daya telah membuka pendaftaran. Sementara Aru dan Buru Selatan, baru dilakukan dalam minggu ini.

“SBT dan MBD sudah melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati di daerah masing-masing. Sementara Bursel direncanakan besok. Dan MBD minggu depan,” ujar Pattisina saat dihubungi Ambon Ekspres, Senin (23/3).

Untuk Pilkada SBT, lanjut Pattiasina, empat bakal calon bupati telah mendaftar. Diantaranya, Mukti Keliobas, Sitti Umuriah Suruwaky, Idrus Rumalutur dan Jusuf Rumatoras.

Sementara MBD, yakni Melkyas Frans, Barnabas Orno dan Niko Kily-Kily. “Mereka ini sudah mendaftar sejak pembukaan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati MBD oleh Partai Demokrat,” paparnya.

Dia menjelaskan, setelah penjaringan dan penyaringan ditingkat DPC, hasilnya disampaikan ke DPD Partai Demokrat Maluku. Selanjutnya berdasarkan Peraturan Organisasi (PO) soal pilkada, pihaknya akan melakukan rangkaian tes terhadap para kandidat.

Dalam PO lanjutnya, akan dibentuk Tim Enam. Tim ini terdiri dari ketua dan sekretaris DPC, ketua dan sekretaris DPD Partai Denokrat Maluku dan dua orang dari DPP.

Dia menargetkan, rekomendasi Demokrat untuk empat kabupaten akan dikeluarkan pada April. ”Kami targetkan April semuanya sudah selesai. Termasuk rekomendasi,” paparnya.

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP), PKPI Meilani Lenda Noya, mengatakan, DPK PKPI MBD tengah melakukan survei bakal calon bupati dan wakil bupati. Berdasarkan jadwal, survei dirampungkan 30 Maret.

“Dan dalam waktu singkat DPP akan menyampaikan ke tim penjaringan kepala daerah nasional di DPN untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap mereka,”ungkap Meilani di kantor DPP PKPI Maluku, kemarin.

Ditempat yang sama, Ketua DPK PKPI MBD, Adam Malau mengatakan, telah membuka pendaftaran 26 Februari dan penutupan 14 Maret. Mereka yang mendaftar yakni, Barnabas Orno, Niko Kily-Kily, Arnolis Laipeny dan Johanes Letelay.

Mereka mendaftar sebagai bakal calon bupati. Sebab UU nomor 01/2015 tentang pilkada serentak baru disahkan 17 Februari kemarin. Sehingga nama balon wakil belum disertakan.

Sekarang Tim penjaringan melakukan survei internal terkait dukungan masyarakat terhadap keempat kandidat calon bupati tersebut. Yang ingin didapatkan adalah kapabilitas, elektabilitas dan komitmen mereka dengan PKPI.

“Prosesnya sementara berlangsung di DPK PKPI MBD. “Hasil survei ini akan kami sampaikan ke DPN lewat DPP PKPI Maluku untuk melakukan fit and proper test,” kata wakil ketua komisi A DPRD MBD ini.

Meilani menjelaskan, DPP PKPI Maluku akan memberikan pertimbangan terhadap kandidat yang telah mendaftar di PKPI. Sebab kata dia, tidak semua kandidat yang mendaftar, berkasnya dikirim ke DPN.

“Kalau perbedaan nilai hasil survei antara sesama kandidat cukup jauh, maka kita cuman bisa kirim satu orang bakal calon. Tetapi kalau nilainya sama atau tidak terlalu jauh, minimal kita kirim dua,” paparnya.

Soal rekomendasi, dia memastikan dibawah 10 April sudah dikeluarkan oleh DPN PKPI. Hanya pemberian rekomendasi kandidat calon kepala daerah tidak dilakukan serempak.

“Paling terlambat sebelum Kongres PKPI dilaksanakan 18 April, rekomendasi sudah di keluarkan dan diberikan kepada calon bupati MBD. Jadi dibawah tanggal 10 April, semua tahapan pilkada mulai dari survei hingga penerbitan SK tuntas dilaksanakan,” katanya.

Saat disinggung soal proses penjaringan dan penyaringan di kabupaten Aru, SBT dan Bursel, ia belum membeberkan nama bakal calon. ”Memang sudah selesai dilakukan pendaftaran. Tapi nantilah baru disampaikan,” kuncinya.
(TAB)

Most Popular

To Top