Hakim Tolak Eksepsi PH Nikijuluw – Ambon Ekspres
Metro Manise

Hakim Tolak Eksepsi PH Nikijuluw

Majelis hakim yang mengadili kasus dugaan korupsi pengadaan mobil penyuluh di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ambon dengan terdakwa Haidee V Nikijuluw dalam putusan selanya menolak seluruh eksepsi penasehat hukum terdakwa. Putusan sela ini dibacakan pada persidangan di PN Tipikor Ambon yang dipimpin hakim ketua Mustary SH didampingi hakim anggota Ahmad Bukhory SH dan Heri Leliatono SH.

Dalam amar putusan sela itu, majelis hakim menolak eksepsi penasehat hukum terdakwa secara penuh. Hakim menerima dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) secara penuh. “Mengadili, melawan dan menolak eksepsi penasehat hukum terdakwa secara keseluruhan. Menerima dakwaan JPU secara keseluruhan,“ ucap Mustary saat membaca putusan sela.

Menurut pertimbangan majelis hakim, dakwaan JPU telah memenuhi syarat formil sebagaimana diatur dalam pasal 143 KUHP. Olehnya itu, majelis hakim akan melanjutkan mengadili terdakwa dengan agenda pemeriksaan saksi.

Sebagaimana diketahui, JPU Ahmad Kobarubun cs dalam dakwaannya menjerat terdakwa dengan pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam dakwaan JPU, terdakwa Nikijuluw selaku PPK terkait proyek pengadan mobil penyuluh, telah melakukan perbuatan yang melawan hukum dan mengakibatkan kerugian negara ratusan juta rupiah.

Pasalnya, mobil penyuluh yang diadakan melewati batas kontrak yang ditentukan. Selain itu, mobil tersebut tidak dilengkapi asesoris sebagaimana tertuang dalam kontrak pengadaan.

Atas dakwaan JPU, terdakwa melalui penasehat hukumnya AV Anakotta dalam nota ekpsepsi menandaskan, dakwaan subsidair JPU pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tidak cermat. Karena pasal tersebut, sangat tidak terbukti dalam kasus pengadaan mobil DKP Kota Ambon. (AFI)

Most Popular

To Top