Siswi SMP Dicabuli Paman Sendiri – Ambon Ekspres
Metro Manise

Siswi SMP Dicabuli Paman Sendiri

Pelaku Kabur Setelah Dipolisikan

AMBON, AE— Pagar makan tanaman. Kata ini pantas ditujukan kepada Fery Walalayo (44). Salah warga yang mendiami kawasan Halong Atas RT 017/006, Kecamatan Baguala, Kota Ambon ini dilaporkan ke polisi karena tega mencabuli keponakannya sendiri. Pelaku kini masih buron. Dia melarikan diri setelah perbuatannya itu diketahui.

Informasi Ambon Ekspres di Mapolres Ambon menyebutkan, peristiwa bejat itu terjadi pada Senin (23/3) sekira pukul 16.00 WIT. Pelaku mencabuli keponakannya yang masih duduk di bangku SMP itu didalam kamar korban. Kasus tersebut langsung dilaporkan ke polisi sekira pukul 22.00 WIT.

Kejadian ini berawal ketika korban sedang berada di dalam kamarnya. Tiba-tiba pelaku yang sudah dirasuki nafsu birahi ini masuk ke dalam kamar tersebut. Selama ini memang pelaku dan korban tinggal serumah. Di dalam kamar itu, pelaku berusaha mencabuli korban dengan meremas payudaranya.

Tanpa sengaja, ibu korban yang hendak ke kamar mandi melintas di depan kamar korban dan menyaksikan insiden tersebut. Tidak terima melihat tindakan pelaku, mereka kemudian mendatangi Polres Ambon untuk melaporkan kejadian tersebut. Pelaku yang mengetahui telah dilaporkan ke polisi langsung kabur.

Kasubag Humas Iptu Meity Jacobus ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Menurut dia, kasus ini kini telah ditangani pihak kepolisian. ‘’Pelaku saat ini belum diamankan karena setelah kejadian dia langsung melarikan diri. Kasus ini sementara kami tangani. Pelaku juga masih dalam pengejaran,” ungkap Meity.

Dikatakan, berdasarkan pengakuan korban, tindakan cabul itu sudah berulang kali dilakukan pelaku. ”Korban sudah dimintai keterangan. Dalam pemeriksan korban mengaku kalau pelaku sudah melakukan perbuatan itu lebih dari sepuluh kali,” terangnya.

Atas tindakan bejat yang dilakukan, pelaku dijerat pasal 82 UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan atau pasal 290 KUHP. ”Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tuturnya.
(ERM)

Most Popular

To Top