64 Siswa MTs Al-Muhajirin Ikut UAMBN – Ambon Ekspres
Pendidikan

64 Siswa MTs Al-Muhajirin Ikut UAMBN

Sebanyak 64 siswa Madrasah Tsanawiyah (Mts) Al-Muhajirin Waiheru mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) 2014-2015 selama tiga hari, 23-26 Maret. Kemudian diikuti Ujian Madrasah tiga hari.
Pembukaan sampul dilakukan pengawas Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama Kota Ambon Irni Assels didampingi kepala Madrasah Jusdin Madia dan saksikan para guru, Senin (23/3).

Wakil kepala MTs Al-Muhajirin Waiheru Bidang Kesiswaan, Israwati Longka, kepada Ambon Ekspres kemarin, mengungkapkan, UAMBN dikhususkan untuk mata pelajaran Al-Qur’an Hadits, Aqidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahasa Arab.

Israwati menambahkan, UAMBN merupakan evaluasi terhahadp mata pelajaran sebelum pelaksanaan Ujian Nasinal, Mei mendatang. Olehnya itu dia berharap, para peserta dapat mengerjakan soal dengan baik dan benar.
“UAMBN juga merupakan salah satu syarat kelulusan siswa.  Harapannya, bisa mengerjaan soal dengan baik agar mampu mencapai standar nilai kelulusan yang ditetapkan oleh sekolah dan pemerintah,”paparnya.

Dikatakan, untuk menhadapai UN, MTs Al-Muhajirin Wairu melakukan pemantapan selama tiga bulan. Yakni, pemantapan mata pelajaran UN selama dua bulan dan satu bulan untuk UAMBN.
“Pemantapan atau pematangan ini kami lakukan dengan serius. Dimana dua bulan untuk mata pelajaran UN dan UAMBN satu bulan. Tentu kami punya keinginan agar semua siswa lulus. Bahkan dengan nilai yang baik,”imbuhnya.

15 Menit Baca Al-Qur’an

Mts Al-Muhajirin Waiheru juga telah melakukan terobosan pembelajaran, yakni ini mewajibkan siswanya untuk membaca Al-Qur’an selama 15 menit sebelum proses belajar mengajar berlangsung.
“Kami berharap program ini bisa menjadi rangsangan bagi siswa untuk menghafal dan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Kalau di lingkungan keluarga, kan belum tentu tiap saat mereka dapat membaca Al-Qur’an karena kesibukan mereka masing-masing,”lanjutnya.

Menurut Israwati, siswa harus dibekali dengan kemapuan atau kecerdasan yang kompeherensif, yakni kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual. Program membaca Al-Qur’an dan melaksanakan sholat berjam’ah sebelum pulang sekolah, adalah salah satu strategi peningkatan spiritulitas siswa.

“Kondisi seperti ini memang sengaja kami ciptakan di lingkungan sekolah. Sehingga mereka bisa meningkatkan kapasitas spiritual. Bukan saja kecerdasan akademik,”paparnya.
Dikatakan, dalam kurun waktu sekira dua bulan 15 hari, para siswa sudah menamatkan (khatam Qur’an).”Selain itu, bagi siswa yang belum lancar membaca Al-Qur’an juga diajarkan dalam rutinitas ini,”ungkapnya.(TAB)

Most Popular

To Top