Disperindag Diminta Operasi Pasar Jelang Kenaikan BBM – Ambon Ekspres
Amboina

Disperindag Diminta Operasi Pasar Jelang Kenaikan BBM

AMBON, AE.—Jelang kenaikan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April mendatang sesuai kebijakan pemerintah lewat Kemerterian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), maka sambil menunggu besaran harga BBM yang masih dalam hitungan, Komisi II DPRD Ambon meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon segera melakukan operasi pasar untuk menjaga kestabilan harga.

“Kita minta Pemkot Ambon lewat disperindag untuk mengawasi para pedagang sembako dan para pedagang eceran minyak tanah dan lainnya. Ini agar jelang kenaikan BBM, jangan sampai ada permainan harga yang terjadi di lapangan,” ungkap Anggota Komisi II DPRD Ambon, Taha Abubakar kepada Ambon Ekspres di DPRD Ambon, Rabu (25/3).

Ketua DPC PPP Teluk Ambon ini menilai, disperindag perlu meningkatkan pengawasan terhadap harga pasar. Karena, ketika  harga BBM mengalami penurunan harga hingga dua kali, harga pasar masih belum stabil. Untuk itu, sambung Taha, jelang kenaikan harga BBM perlu ada pengawasan atau peningkatan operasi pasar guna menghindari permainan harga dari oknum tertentu.

Terpisah, anggota Komisi II DPRD Ambon lainnya, Ali Rahman Ohorella mengatakan, kebijakan pemerintah terhadap kenaikan BBM akan berpengaruh langsung terhadap sembilan bahan pokok atau sembako. “Yang harus ditertibkan adalah oknum pedagang nakal yang sering melakukan manuver karena tidak terkontrol. Karena disperindag memiliki sentuhan langsung dengan pedagang, maka ini harus dijaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak dinginkan sehingga tidak berdampak bagi masyarakat,” tandasnya.

Menurut politisi PAN ini, perlu ada efektifitas dari disperindag setelah mendapat informasi terkait kenaikan harga BBM. “Kan ketika BBM turun harga pasar belum stabil betul. Dengan ada kenaikan BBM atas kebijakan pemerintah, maka akan sangat berpengaruh. Demi menjaga stabilitas harga, fungsi disperindag untuk melakukan operasi pasar harus dilakukan,” tuturnya.

Dia berharap, kebijakan pemerintah terhadap kenaikan BBM ini hanya bersifat informasi saja karena akan sangat berpengaruh terhadap rakyat kecil. “Kalau memang betul ada kebijakan pemerintah dalam menaikan BBM per 1 April ini, itu sangat bepengaruh. Maka dengan kondisi pasar yang belum stabil ini, saya harapkan disperindag bisa turun langsung ke pasar untuk mengkondisikan ini demi menjaga agar tidak ada permainan harga dari para oknum pedagang di pasar,” pinta Ohorella. (ISL)

Most Popular

To Top