Gerindra Godok Rekomendasi Pilkada – Ambon Ekspres
Trending

Gerindra Godok Rekomendasi Pilkada

AMBON,AE— Partai Gerakan Indonesia Raya Provinsi Maluku memastikan, pekan depan sudah memproses rekomendasi untuk bakal calon bupati dan wakil bupati kabupaten Seram Bagian Timur dan Aru. Figur yang punya kapasitas dan elektabitas berpeluang.

“Minggu depan sudah dibawa ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Gerindra untuk SBT dan Aru. Maluku Barat Daya dan Buru Selatan nanti menyusul,” ungkap ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa kepada Ambon Ekspres via pesan singkat, Rabu (25/3).

Lewerissa mengatakan, penentuan rekomendasi terhadap bakal calon bupati dan wakil bupati, sepenuhnya kewenangan DPP. DPD Partai Gerindra Maluku dan DPC Gerindra Aru dan SBT, hanya melakukan penjaringan dan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan).

“Hasil uji kelayakan dan kepatutan akan menjadi peertimbangan DPP dalam menentukan rekomendasi. Rekomendasi hanya diberikan kepada satu bakal calon atau pasangan bakal calon,” kata Lewerissa dalam acara penutupan uji kelayakan dan kepatutan dan SBT, 24-24 Meret di Swissbel Hotel.

Sebanyak empat bakal calon bupati dan wakil bupati Aru, yakni penjabat Bupati Kepulauan Aru, Gotlief Gainau, mantan Kepala Kantor Wilayah XIII Direktorat Jenderal Keuangan Negara Samarinda, Soleman Mantayborbir, dan pensiun PNS, Joseph Barends.

Sementara balon bupati dan wakil bupati SBT, yakni Mukti Keliobas, Jusuf Rumatoras, Ra’at Rumfot dan pasangan Sitti Umuriah Suruwaky-Saifudin Go.

Dia menambahkan semua figur punya peluang yang sama untuk mendapatkan rekomendasi partai berlambang kepala burung Garuda ini. ”Semua peluang sama. Hasil uji kelayakan dan kepatutan ini akan digodok dengan mendengarkan masukan dari panelis,” tambahnya.

Koordinator daerah Seram Bagian Timur Partai Gerindra, Madja Rumatiga menambahkan, paling lambat satu bulan sebelum tahapan pilkada dimulai, rekomendasi sudah ditetapkan. Penentuan rekomendasi kata dia, berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART) dan manifestasi partai Gerindra.

“Rekomendasi diberikan satu bulan sebelum tahapan pilkada oleh KPU dilaksanakan. Rekomendasi akan diberikan kepada bakal  calon yang mempunyai integritas, kapabilitas. Yang paling penting adalah  elektabilitas berdasarkan hasil survey,” ucap Rumatiga kepada wartawan.

Untuk memastikan indikator penentuan  rekomendasi, dalam waktu dekat, Gerindra akan menggandeng lembaga independen untuk melakukan survei. Gerindra menargetkan kemenangan pada pilkada di dua kabupaten tersebut.

“Pada prinsipnya, target kita adalah menang. Untuk Pilkada SBT Pak Ra’at Rumfot punya peluang yang sama. Tetapi lagi-lagi, tergantung hasil survey. Kalau balon lain punya elektabiltas tinggi, maka itu yang akan mendapatkan rekomendasi. Partai harus membuka diri soal mereka yang punya elektabiltas tinggi,”paparnya.

Mukti Keliobas kepada wartawan, mengaku optimis mendapatkan rekomendasi Gerindra. Hanya saja kata dia, untuk mendapatkan rekomendasi tidak muda.“Saya sangat optimis mendapatkan rekomendasi Gerindra,” kata Mukti usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan Partai Gerindra, kemarin.

Disinggung soal keberpihakannya terhadap Golkar kubu Aburizal Bakrie atau Agung Laksono, politisi Golkar ini belum memutuskan. Namun, sebagai kandidat calon bupati, ia telah membangun komunikasi dengan partai lain untuk memperoleh dukungan politik.

“Golkar sampai saat ini masih terjadi kemelut. Maka secara pribadi saya belum bisa katakan bahwa nanti sampai pada tahapan pilkada di KPU, apakah Golkar memberikan rekomendasi atau tidak,” kata dia. (TAB)

Most Popular

To Top