Polisi Perketat Pengamanan Bandara-Pelabuhan – Ambon Ekspres
Trending

Polisi Perketat Pengamanan Bandara-Pelabuhan

AMBON, AE— Kapolda Maluku, Brigjen Murad Ismail telah memerintahkan anak buahnya untuk memperketat pintu masuk dan pintu keluar di Maluku. Titik pengamanan utama ada di Bandara Internasional Pattimura dan Pelabuhan Jos Soedarso untuk mengawasi pergerakan orang asing yang diduga terkait dengan organisasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Hal ini disampaikan, Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Ajun Komisaris Besar Polisi Hasanuddin Mukaddar, kepada Ambon Ekspres, Kamis kemarin. “Kita antisipasi, dengan melakukan pengamanan serba ketat dipintu masuk terutama pada pelabuhan dan bandara. Bandara Pattimura, Karena ini menjadi rawan jika tidak dikawal ketat,” katanya.

Mukaddar menjelaskan, pengamanan yang dilakukan terutama saat kapal maupun pesawat melakukan lending di bandara Internasional pattimura ataupun kapal di pelabuhan.

“Ketat itu, apalagi setiap pesawat yang tiba, wajib itu kita melakukan pemeriksaan terhadap KTP ataupun pasport dari setiap penumpang yang ada, terlebih bagi penumpang yang tiba. Dan itu akan dilakukan setiap saat karena laporannya keatasan juga musti ada setiap saat. Nah hal yang sama juga kita berlakukan di pelabuhan, terutama pelabuhan yang melakukan aktivitas langsung dari Maluku, ke daerah lain,” paparnya.

Tak hanya kartu tanda Penduduk (KTP) ataupun pasport barang bawaan dari setiap pengunjung itupun juga tak luput dari pemeriksaan petugas, baik itu melibatkan kepolisian maupun petugas yang berkewenang di pelabuhan maupun bandara.

“Semunya kita periksa. Prinsipnya kita akan melakukan penindakan tegas jika menemukan hal itu, siapapun dia pasti ditindak. Dan itu sudah sesuai dengan perintah dari pimpinan,” tegasnya.

Apalagi pemberantasan terhadap ISIS ini, lanjut mantan Kapolres Seram Bagian Timur itu, merupakan salah satu program prioritas polri di Tahun 2015, sehingga wajib dilakukan untuk melakukan pencegahan dan penindakan terhadap pengaruh ataupun peredaran organisasi terlarang dunia itu.

Terkait dengan pengawasan terhadap orang asing, Mukaddar menambahkan, terus dilakukan termasuk koordinasi dengan instansi terkait. “Kalaupun itu terkait wisata maka semuanya tetap juga kita akan periksa dan melakukan koordinasi dengan instansi yang punya kewenangan. Misalnya Dinas Pariwisata, kemudian juga pihak terkait lainnya. Namun jika ada yang dicurigai pasti langsung diamankan untuk diperiksa,” cetusnya.

Sampai kemarin, polisi belum mengamankan orang-orang yang terindikasi ISIS. “Alhamdulillah, sejauh ini belum ada. Baik itu pengawasan sebelum ISIS menjadi ancaman maupun sampai jadi ancaman seperti saat ini. Kalau ada pasti akan kami tindak tegas itu. Namun bukan berarti kita harus lengah, pengamanan dan pengawasan terus dilakukan dan itu bukan seja terjadi di pelabuhan dan bandara tetapi juga sampai ke masyarakat,” bebernya.(AHA)

Most Popular

To Top