Tips Temukan Keasyikan Dalam Membaca – Ambon Ekspres
Pendidikan

Tips Temukan Keasyikan Dalam Membaca

Salah satu penyebab kurangnya minat baca dikalangan masyarakat, khususnya siswa dan mahasiswa, dipengaruhi faktor kebosanan. Kebosanan muncul akibat pembaca tidak memahami isi, makna, maupun alur bacaan yang terdapat di dalam buku.

‘’Kalau pembaca dapat memahami isi, makna maupun alur bacaan di dalam buku dengan baik, maka pembaca akan merasa senang dan terhibur. Hal tersebut berlaku untuk jenis buku apa saja, seperti buku pengetahuan umum, agama, sains, dan sebagainya, bukan hanya pada novel  atau karya sastra saja,’’ jelas salah satu dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Muhammad Asrul Pattimahu, kemarin.

Terkadang jelasnya, untuk dapat memahami isi, makna dan alur bacaan, seseorang harus membaca sebuah buku berulang-ulang. Bahkan setelah diulang beberapa kali, belum tentu juga mendapatkan keasyikan dalam membaca, walau inti dari apa yang dicari dalam buku sudah ditemukan.

Pattimahu yang juga alumni pasca sarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar tersebut mengatakan, ada beberapa hal yang dia lakukan terlebih dahulu sebelum membaca isi buku.

Yang pertama dilakukan adalah membaca sinopsi buku yang biasa terdapat di bagia belakang buku. “Dengan membaca sinopsi, kita akan dapat mengetahui gambaran isi buku secara singkat, sehingga pembaca bisa memiliki gambaran awal tentang buku yang akan dibaca. Hal itu akan membantu pembaca untuk dapat memahami isi dan makna buku yang dibaca,” ujarnya.

Selanjutnya, mantan salah satu ketua bidang pada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)Cabang Ambon periode 2004 hingga 2006 tersebut akan membaca profil penulis. Mengetahui dan memahmi profil penulis menjadi penting sebelum membaca isi buku. Karena pembaca akan dapat mengetahui latar belakang penulis secara singkat, sehingga dapat membantu pembaca memahami isi dan makna bacaan secara signifikansi dari latar belakang intelektual penulis.

“Mengetahui latar belakang penulis, seperti pendidikan yang ditempuhnya, organisasi yang pernah digelutinya dan sebagainya, akan membantu kita untuk dapat memahami isi, makna dan alur bacaan,” terangnya.
Kemudian, katanya, langkah berikut adalah membuka daftar isi dan kata pengantar. Setelah melakukan hal tersebut baru masuk pada isi buku. Dan  sebaiknya, isi buku dibaca duluan adalah bagian atau halaman yang paling disukai.

“Hal ini penting untuk meningkatkan ketertarikan kita terhadap sebah buku. Kalau kita tidak tertarik dengan isi buku, mana mungkin kita akan membacanya,” ujarnya.

Intinya, untuk meningkatkan kegemaran membaca pada diri seseorang memang tidak mudah. Butuh pembiasaan diri membaca terus menerus, sehingga membutuhkan waktu. Tapi hal tersebut bisa saja terjadi dengan cepat kalau seseorang menemukan keasyikan dalam membaca, sehingga dia akan merasa terhibur dan senang. Dengan demikian kegemaran membaca akan timbul di dalam diri, bahkan seseorang seperti itu tidak akan dapat melewaktu waktu tanpa membaca.

Membaca merupakan aktivitas positif yang banyak meningkatkan pengetahuan seseorang. “Budaya membaca di masyarakat harus ditanamkan sejak dini, karena itu merupakan aktivitas positif yang bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. (ADI)

Most Popular

To Top