Akhirnya Harga Beras Melemah – Ambon Ekspres
Amboina

Akhirnya Harga Beras Melemah

AMBON, AE.—Memasuki masa panen padi masa tanam (MT) pertama, berdampak terhadap harga beras. Sejak beberapa hari belakangan ini, harga beras cenderung stabil. Harga beras yang ditawarkan para pedagang di Kota Ambon mulai turun berkisar Rp 500 per kilogramnya.

Berdasarkan pantauan di pasar tradisional dan beberapa toko penjualan beras di Kota Ambon, Jumat (27/3),  penurunan harga beras terjadi pada beras medium, dimana harganya turun dari Rp11.000 menjadi Rp 10.500 per kilo. Sementara harga beras premium masih ada yang menjual dikisaran Rp13.000 sampai Rp12.500 per kilo.

“Untuk harga beras jenis medium sudah turun sejak dua hari yang lalu dengan harga jual dari distributor yang awalnya beras merek dua udang, Rp262.500 per sak (24 kg) turun menjadi Rp252.500. Sedangkan untuk beras jenis tawon saat ini turun dari Rp292.000 menjadi Rp287.000 (25 kg),”kata Nelly (45) pedagang beras di Pasar Mardika.

Di tempat yang berbeda, salah satu karyawan distributor beras di Jalan Setia Budi, Angel (30) mengaku, sama halnya beras dua udang, beras phinisi ikut turun dari sebelumnya Rp255.000 menjadi Rp247.500 per sak. Beras jenis Hello Kity biasanya dijual Rp250.000 turun menjadi Rp240.000 per sak. Jenis Bulir Mas saat ini dijual dengan harga Rp285.000 atau turun dari sebelumnya Rp291.000 per sak.

“Harga beras turun dari daerah sentral, yakini Surabaya. Diakui para petani sudah memasuki musim panen maka harga beras mulai bergerak turun,”ungkapnya kepada koran ini, kemarin.

Sementara, di tempat terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku, Bustam Ohorella saat dikonfirmasi Ambon Ekspres, membenarkan adanya penurun harga beras untuk jenis medium.

“Harga beras jenis medium berdasarkan hasil pantauan pihak kami, harga turun Rp500 per kilo. Sementara harga premium juga ada yang turun, tapi ada juga yang masih menjual dengan harga tinggi. Pedagang mengaku masih menjual dengan harga tinggi karena stok yang ada masih stok dengan harga lama,”ungkapnya.

Menurut dia,  para distributor di Surabaya mengatakan, kemungkinan besar harga beras akan turun lagi menjelang masa panen pada bulan April dan Mei 2015.

“ Selain itu, ada juga beras operasi pasar Bulog Maluku dengan harga jual Rp7.400 per kilo  yang sangat mendapat perhatian masyarakat, sehingga diperkirakan pada April harga beras sudah stabil,”ujarnya.
(IWU)

Most Popular

To Top