Pelaku Penipuan Dihajar Warga – Ambon Ekspres
Metro Manise

Pelaku Penipuan Dihajar Warga

Kaur Bin Ops Satuan Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pp.Lease Iptu Isaak Salamor, Kamis (26/3) mengungkapkan, pemuda yang bermukim di kawasan Lorong SMP 10 Kayu Putih, Kecamtan Sirimau, Kota Ambon ini berstatus mahasiswa. Setelah dia pulang kuliah sekira pukul 15.00 wit tidak langsung kembali ke temapt tingalnya, GW menuju tempat kos temannya di kawasan Batu Gantong, setelah kembali, GW naik angkot jurusan Talake dan turun di depan Mesjid Al Fatah, GW kemudiaan menuju tempat sasaran di kawasan Jalan Baru. Setelah sampai di TKP, GW langsung  melancarkan aksi penipuaanya dengan modus sebagai pembeli sepeda motor bekas. Lantas, dia menanyakan harga Sepada Motor  Merek Yamaha Jupiter Z DE 3269 AC dan beritahukan korban Maharany motor tersebut seharga Rp. 12,5 juta.

Setelah itu, GW meminta kepada korban untuk mengetes motor yang ditawarkan itu dengan modus  menitip tas-nya untuk meyakinkan penjual motor dan langsung di iyakan. Namun  GW tidak mengembalikan motor, Maharani merasa ditipu kemudiaan melaporkan ke pihak kepolisiaan untuk diproses hukum. Aksi penipuan ini terjadi pada pada Senin,  (23/3).
TERUNGKAP

GW tertangkap setelah salah satu temannya yang melakukan perbuatan penipuan dengan modus yang sama Motor Merek Jupiter MX dengan nomor polisi DE 6936 AC. Hasil penipuan itu,  kemudiaan diberikan kepada GW untuk mencari pasaran untuk dijual. Motor milik salah satu penjual motor bekas Ujang Buyung Hasan Warga Galungung itu  sebelumnya WG pernah bersama temanya itu mendatangai tempat penjualan motor milik Ujang di Galungung, ternyata itu awal survey untuk dijadikan target penipuan. Pada hari Senin (23/3), pelaku menyamar sebagai anggota polisi dengan mengenakan baju kaos Bertuliskan Sahbara untuk meyakinkan penjual motor, kemudiaan meminta mengetes mesin, setelah  itu tidak kembali lagi untuk melakukan proses transaksi.

Sepada motor hasil dibawa kabur, kemudian motor tersebut diserahkan pada GW untuk mencari pembeli di kawasan Tana Tinggi depan Pegadaiaan. Saat itu GW menjual motor curian tersebut seharga Rp.8 juta. Namun motor itu dikenali pembeli. Si pembeli kemudiaan menelepon Ujang Buyung Hasan sebegai pemilik motor. Karena curiga GW kemudiaan melarikan diri, warga yang berada saat itu langsung mengejar GW dan akhirnya tertangkap, sebelum diamankan polisi sempat dihakimi warga. “GW ditangkap warga di samping Toko Meter depan Kantor PU dan terungkap dalam pemriksan GW adalah pelaku penipuaan dengan korban Maharany,” jelas Salamor.

Sementara ini polisi telah melaukan pengejaran terhadap teman GW. Untuk kepentingan penyelidikan Salmor enggan mempulikasikan identis teman GW.” semnatra GW ini masih dalam penyelikan sebab diduga kuat mereka adalah pencuri berjaringan.
(ERM)

Most Popular

To Top