Gubernur Batalkan Keputusan Vanath – Ambon Ekspres
Trending

Gubernur Batalkan Keputusan Vanath

AMBON,AE— Gubernur Maluku Ir Said Assagaff membatalkan pelantikan pejabat eselon II dilingkup Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur. Gubernur menilai pelantikan sejumlah pejabat eselon II yang dilakukan bupati SBT Abdullah Vanath, Sabtu 28 Maret terkesan dipaksakan.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur saat membuka Musrembang Provinsi Maluku diatas KM Tidar Minggu (29/3). Hadir dalam musrembang tersebut semua bupati/walikota se Maluku kecuali Bupati SBT Abdullah Vanath. Dalam sambutannya, Gubernur sangat marah atas langkah bupati dua periode terebut. Dia menilai langkah Vanath jelas melanggar aturan perundang-undangan.

“Saya sangat marah atas langkah yang dilakukan Bupati SBT sehingga saya sudah melayangkan surat pembatalannya,” tegas Assagaff. Seharusnya lanjut Gubernur, Vanath sebagai kepala daerah menaati peraturan perundang-undangan terkait aparatur negara. ”Pilkada SBT itu akan dilakukan di bulan Desember 2015 harusnya bupati tidak lagi melakukan pelantikan pejabat eselon dua,” terangnya.

Gubernur dalam suratnya, memberikan deadline kepada Bupati SBT, untuk melaksanakan pembatalan dalam tenggang waktu dua pekan dari Minggu 29 Maret. “Kalau dia (Bupati SBT) tidak melaksanakannya maka kami akan memproses secara hukum pelanggaran tersebut,” tambahnya.

TEROBOSAN BARU
Sementara itu, pelaksanaan Musrembang yang dilakukan diatas kapal milik PT Pelni yang berangkat dari Ambon menuju Tual dinilai sebagai terobosan baru yang dilakukan Gubernur Said Assagaff. “Ini terobosan luar biasa. Semoga hasilnya akan lebih bagus,” ungkap Kepala Dikbud Provinsi Maluku Saleh Thio kepada Ambon Ekspres.

Gubernur Maluku Ir Said Assagaff, dalam sambutannya, mengungkapkan Musrembang penting dilakukan guna menyepakati perencanaan kegiatan tahun anggaran 2015-2016. “Yang perlu difokuskan adalah pembenahan infrastruktur, termasuk jalan di beberapa daerah yang belum terhubung dan listrik yang belum teraliri disejumlah daerah. Selain itu, perlu adanya peningkatan SDM tenaga kesehatan yang hingga kini belum memadai,” ungkapnya.
Kedepan, diungkapkan Gubernur, musrembang bakal digilir pelaksanaannya

diseluruh kabupaten/kota di Maluku. ”Jika ini kita lakukan dalam perjalanan ke Banda dan Tual. Kemudian dilanjutkan di Tual, maka kedepan kita akan lakukan hal yang sama di kabupaten/kota lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur juga mengungkapkan, bila tak ada aral di tahun ini Presiden RI Jokowi akan berkunjung dua kali ke Maluku. Yang pertama di Pulau Buru pada Mei mendatang dalam rangka panen raya dan Oktober untuk membuka Pesparawi Nasional di Kota Ambon.

Sementara itu Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri Irman mengungkapkan apresiasinya atas terobosan Gubernur Maluku yang membuat musrembang diatas kapal. Dia juga menyebutkan, musrembang merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dilakukan untuk perencanaan dan pencapaian program pemerintah.

Sementara Arifin Rudiyanto Staf Bidang Tata Ruang dan Kemaritiman Bapenas RI dalam sambutannya mengungkapkan, Maluku sebagai provinsi kepulauan sangat potensial dikelola secara baik. Apalagi dalam rangka mensiasati program pemerintah untuk pembangunan jalur tol laut.

“Saya juga berharap dalam musrembang Provinsi Maluku ini bupati walikota se Maluku bisa menyampaikan kekurangan didaerah masing-masing untuk diketahui pemerintah pusat.
(SYN)

Most Popular

To Top