BBM Naik, ASDP Masih Berlakukan Tarif Lama – Ambon Ekspres
Amboina

BBM Naik, ASDP Masih Berlakukan Tarif Lama

AMBON, AE.—Pasca diumumkannya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) 28 Maret, PT. Angkutan Sungai Darat dan Penyebrangan (ASDP) Wilayah Maluku tetap memberlakukan  tarif penyebrangan yang sudah diterapkan sejak Desember 2014.

“Sampai dengan  kemarin, penyebrangan Kapal Ferry dari PT.ASDP Cab- ang Ambon masih tetap memberlakukan tarif yang telah berlaku sejak 10 Desember 2014 lalu,”kata Manager Usaha PT. ASDP Wilay- ah Maluku, Syamsudin Tanassy, kepada Ambon Ekspres di ruang kerjanya, Selasa(31/3).

Tanassy mengungkapkan, pi- haknya akan terus berkordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengkaji tarif yang diberlakukan saat harga BBM naik maupun turun. “Kami akan koordinasikan hal ini dengan Dishub, sehingga apabila memang tarif ini harus dinaikkan harus ada penyesuaian dan kami pasti akan memberitahuan kepada pub lik sesuai dengan ketetapan yang berlaku,”ungkapnya.

Dikatakan, dalam mengevaluasi harga tarif angkutan, ASDP punya standar sendiri. Biasanya dilakukan setiap enam bulan sekali, dan untuk kasus harga BBM yang terjadi naik-turun dalam waktu singkat, tentu akan menimbulkan berbagai persoalan.

“ASDP juga masih mempertimbangan kemampuan ekonomi masyarakat. Tapi itulah realita yang terjadi di Maluku. Selain ekonomi masyarakat, pertimbangkan juga perlu diperhatikan seperti kenaikan suku cadang mesin dan lainnya,”ujarnya.
Adapun tarif tiket yang berlaku sejak ditetap sesuai dengan SK Gubernur Maluku Nomor 286.a Tahun 2014 serta Surat Ed­ran Direktur Jendral Perhubungan Darat Nomor Se.02/KP.804/DRJD/2014 tentang pemberlakukan peraturan menteri perhu­bu­ngan Nomor 31 Tahun 2014.

“Tarif penyebrangan yang berlaku sejak 10 Desember 2014, antaranya  untuk jalur penyebrangan lintasan Galala-Poka harga tiket untuk penumpang dewasa Rp 3.000, anak-anak Rp 2.000. Khusus untuk pelajar dan mahasiswa tidak mengalami kenaikan. Sedangkan untuk kendaraan roda dua golongan II  Rp 7.000 dan untuk kendaraan golongan IV Rp 29.000,”sebutnya.

Selanjutnya, untuk  tarif penyebrangan lintasan Waipirit-Hunimua, harga karcis penumpang dewasa sebelumnya Rp 17.000. Untuk anak anak-anak harga karcis Rp 13.000. Sedangkan untuk tarif jenis kendaraan golongan II Rp 39.000. Kemudian untuk kendaraan  golongan IV Rp 196.000.Sedangkan untuk penyebrangan lintasan Namlea-Galala tiket penumpang dewasa Rp 81.000. Untuk  anak-anak Rp 60.000. Untuk jenis kendaraan golongan II harga tiketnya Rp 160.000, kendaraan golongan IV Rp 826.000.

“Keseluruhan tarif ini, sudah termasuk dengan tiket penumpang. Jadi  sudah tidak ada lagi yang namanya tiket barang. Apabila sudah membeli tiket kendaraan, penumpang tidak perlu membeli tiket lagi,”jelasnya.
Tannasy mengatakan, dengan memiliki 10 Kapal Ferry, ASDP terus berupaya untuk mengoptimalkan pelayanan bagi penumpang (masyarakat). Saat ditanyakan, mengenai  rencana membuka jalur lintasan di Waisala, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dikatakan, masih dalam tahap persiapan.

“Kondisi pelabuhan di Waisala memang sudah rampung. Hanya saja berdasarkan hasil survei lapangan, kondisi jalan di lintasan Seram khususnya Waisala itu masih sangat memprihatinkan. Tapi, apabila jalur tersebut akan dibuka, ASDP akan mengoptimalkan pelayanan kapal-kapal di jalur tersebut,”paparnya.  (IWU)

Most Popular

To Top