Meski Tidak Ikut Ngebul, Perokok Pasif Juga Dihantui Gigi Keropos – Ambon Ekspres
Kesehatan

Meski Tidak Ikut Ngebul, Perokok Pasif Juga Dihantui Gigi Keropos

Pada perokok, giginya cenderung menjadi lebih kuning dan mudah berkerak. Pada akhirnya ini akan menggerogoti gigi dan gusinya. Namun risiko pada gigi ini nyatanya tak hanya menghantui perokok, tapi juga perokok pasif.
Hal ini dikemukakan tim peneliti dari University of North Carolina School of Dentistry, Chapel Hill setelah menganalisis rekam medis dari 6.611 partisipan berusia 20 tahun.

Seluruh partisipan diketahui tidak memiliki kebiasaan merokok. Dalam kurun 1988-1994, masing-masing dari mereka menjalani pemeriksaan gigi dan mulut. Sampel darah mereka pun diambil oleh peneliti.
Hasilnya mencengangkan, 62 persen partisipan yang juga perokok pasif ini memiliki masalah pada gusinya. Belakangan diketahui bila sebagian besar partisipan terpapar asap rokok baik di rumah maupun tempat kerja minimal satu jam setiap hari.

Dengan kata lain, siapapun yang sering terpapar asap perokok berisiko mengalami gangguan gigi dan gusi hingga 1,5 kali lipat. “Risiko ini memang lebih kecil daripada perokok aktif, yang peluangnya bisa sampai lima kali lebih besar, namun tidak banyak yang tahu bahwa perokok pasif juga menanggung kerugian ini,” ungkap peneliti Dr Samuel J Arbes, Jr.

Untuk pertama kalinya, lanjut Dr Arbes, peneliti akhirnya dapat mengungkap keterkaitan antara paparan asap rokok terhadap risiko gangguan periodontal pada seseorang, dan setidaknya ini membantu menjelaskan mengapa banyak orang dewasa yang mengalami gigi tanggal atau keropos, bahkan sebelum memasuki usia senja.

Meski begitu, Dr Arbes mengatakan penelitiannya masih harus diperdalam, mengingat partisipan hanya diamati dalam kurun waktu tertentu saja, sehingga mereka tak tahu apakah masalah gigi dan gusi yang dialami partisipan benar-benar karena paparan asap rokok atau faktor lain seperti kebiasaan makan yang buruk.

“Menghindari paparan asap rokok itu sulit, yang paling penting selalu jaga kesehatan gigi dan gusi. Apalagi gangguan pada keduanya biasanya mudah ditangani, jadi baiknya tiap muncul gejala segera diperiksakan,” sarannya seperti dikutip dari News24, Selasa (31/3/2015). (lil/vta)

Most Popular

To Top