TMB Alfatah Sangat Diminati – Ambon Ekspres
Pendidikan

TMB Alfatah Sangat Diminati

2016 Akan Dibuat Perpustakaan Digital

Taman Bacaan Masyarakat (TMB) Ruang Publik Al-Fatah, kini semakin bertambah jumlah pengunjung yang datang meluangkan waktu untuk membaca buku-buku Islam kontenporer dan juga buku-buku pengetahuan Islam lainnya. Melalui bantuan yang diterima untuk pengembangan sarana dan prasarana sekitar Rp. 180 juta dari Kementerian Pendidikan Nasional, Taman Bacaan Masyarakat ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Di tahun 2016 mendatang, pihak pengelola berencana membuat Perpustakaan Digital berbasis data digital (On-Line).

Salah satu Pengelola TMB Ruang Publik Al-Fatah Ustad H. Hadi Basalamah mengatakan, TMB Ruyang Publik Al-Fatah ini banyak memiliki koleksi buku Islami, yang mana mulai dari Buku Islam Klasik, Buku Islam Kontemporer, bahkan buku-buku pengetahuan lainnya.

“Banyak yang berminat untuk datang kesini untuk membaca buku-buku Islami yang ada di TMB Al-Fatah ini. Karena memang tidak semua Perpustakaan yang ada di Kota Ambon memiliki buku-buku seperti yang ada di sini. Salah satunya seperti buku-buku Islam Klasis, sekitar 80 buah buku yang masih menggunakan tulisan arab gundul. Ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan minat baca,” ungkap Basalamah di TMB Al-Fatah Ambon, Selasa (31/03).

Tak hanya itu, jumlah koleksi buku-buku di TMB Al-Fatah ini sudah mencapai 1000 buah buku yang terdiri dari berbagai judul buku. Dan selain lokasinya yang berada di kawasan Mesjid Al-Fatah, sangat besar manfaatnya bagi para siswa, perguruan tinggi hingga masyarakat umum yang datang meluangkan waktu mengakses buku-buku di TMB ini, sambil menunggu waktu ibadah.

“Karena berdekatan dengan lingkungan sekolah perguruan di lingkungan Masjid raya Al Fatah, sehingga siswa biasanya ikut membaca buku – buku yang ada di TBM ini. Dan masyarakat umum juga banyak yang berminat untuk meluangkan waktu di TMB ini,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan, salah satu Pengelola TMB Ruang Publik Al-Fatah Ustad Arsal Tuasikal. Dia mengaku, kemajuan TMB ini berkat bantuan yang diterima dari Kementerian Pendidikan Nasional untuk pengembangan sarana dan prasarana yang sudah diserap untuk sejumlah program pengembangan dan menambah sarana maupun fasilitasi pendukung.

“Pastinya bantuan tersebut sudah dibeli buku-buku. Dan kita belum bisa memperbolehkan pembaca untuk membawa pulang, karena buku-buku yang kita punya ini masih tergolong langka dan jarang ditemukan. Tetapi untuk fotocopy, kita masih perbolehkan. Dan tanpa kartu anggota pun semua orang bisa datang untuk membaca. Karena kita buka sejak jam 9 pagi hingga jam 4 sore waktu setempat. Dari hari Senin hingga Sabtu,” terangnya.

Menurutnya, yang paling sering mengunjungi TMB Al-Fatah ini adalah para pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA bahkan perguruan tinggi untuk membaca buku-buku seputaran cerita para Nabi, kehidupan Nabi, hingga tokoh atau penemu-penemu Islam terdahulu.

“Dalam sehari bisa mencapai puluhan siswa dan masyarakat yang datang berkunjung di TMB ini. Karena untuk sebulan saja, bisa mencapai 200 hingga 300 pembaca yang mengunjung TMB Al-Fatah ini,” beber Ustad Arsal.
Ia menambahkan, untuk bantuan di tahun 2015  belum ada, karena TMB Al-Fatah untuk tahun 2016 mendatang akan direncanakan menjadi Perpustakaan Digital. Dimana, data-datanya sudah termasuk On-Line yakni basis data digital demi melindungi kerusakan pada buku-buku.

“2016 jadi kita sudah menjadi perpustakaan digital basis data digital. Ada intenert yang berfungsi di perpustaakan. Lalu kita scan semua data untuk digitalisasi demi menghindari kerusakan. Dan kita berharap, TBM Ruang Publik Al-Fatah ini, dapat membantu untuk mendorong masyarakat Maluku yang lebih cerdas. Dan kita mendukung Program GMGM Ambon Ekspres demi SDM yang berkualitas di kemudian hari,” tutupnya. (ISL)

Most Popular

To Top